Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Libur Panjang Akan Dipangkas

Anri Syaiful 25 Nov 2020 23:30 WIB

Libur panjang akhir tahun 2020 segera tiba.

Masyarakat terutama kaum pekerja pun bersiap memanfaatkan waktu liburan.

Bahkan, tak sedikit dari mereka merencanakan untuk bepergian ataupun berwisata.

Namun, belajar dari pengalaman terdahulu, libur panjang justru memicu kenaikan angka positif Covid-19.

Misalnya, libur panjang pada Agustus dan Oktober 2020.

Lantaran itulah, Presiden Joko Jokowi meminta agar jatah libur panjang akhir tahun 2020 dikurangi.

Hanya saja, pemerintah belum memutuskan berapa jumlah jatah libur panjang yang akan dikurangi.

Bila tak dipangkas, jumlah total libur panjang adalah 11 hari.

Rinciannya, 2 hari libur nasional Natal dan Tahun Baru, serta 1 hari cuti bersama Natal.

Kemudian 4 hari cuti bersama pengganti saat Idul Fitri 1441 H, plus 4 hari libur Sabtu-Minggu.