UMP 2021 Tak Dinaikkan, Pemulihan Ekonomi Jadi Pertimbangan

Anri Syaiful 29 Okt 2020 23:30 WIB

Pemerintah melalui Menaker Ida Fauziyah memutuskan tak menaikkan Upah Minimum Provinsi atau UMP tahun 2021.

Dengan begitu, nilai UMP 2021 bakal sama dengan UMP 2020.

Keputusan soal UMP 2021 tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11/HK04/X/2020.

Perihal penetapan upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi Covid-19.

Alasan Menaker, perlu penyesuaian penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Menaker meminta para gubernur mengumumkan penyesuaian dan menetapkan UMP paling lama 31 Oktober mendatang.

Hingga 28 Oktober 2020, 16 provinsi belum menentukan UMP 2021.

Baru 18 provinsi yang telah melaksanakan sidang Dewan Pengupahan Provinsi dan menyepakati UMP 2021 tidak naik.

Kalangan pengusaha menyambut positif UMP 2021 tidak naik.

Tapi, serikat buruh akan menggelar aksi penolakan pada 2 November mendatang.