Pilot Batik Air Tak Sadarkan Diri

Anri Syaiful 7 Des 2019, 08:54 WIB

Kapten Djarot Harnanto, pilot Batik Air, dikabarkan pingsan saat bertugas.

Ia diduga terkena serangan jantung saat pesawat hendak mendarat di Bandara El Tari, Kupang, NTT, Minggu siang 17 November 2019.

Pesawat bernomor registrasi PK-LUF yang membawa 148 penumpang itu kemudian mendarat darurat di Bandara El Tari.

Petugas pun bergerak cepat memeriksa kondisi pesawat, lalu menarik pesawat ke apron.

Pilot langsung dilarikan ke RS Siloam, Kupang, untuk mendapatkan penanganan medis.

Sebelum pingsan, menurut Polda NTT, sang pilot dibantu kopilot mendaratkan pesawat.

Sementara, Lion Air Group membantah pilot pingsan di udara.

Hasil tes urine juga menunjukkan pilot negatif narkoba.

Seiring dengan itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT menyelidiki penyebab pilot pingsan.

Kemenhub pun mengingatkan seluruh operator penerbangan mengecek kesehatan seluruh kru, terutama pilot sebelum terbang.