Bom Bunuh Diri di Medan dan Rencana Teror di Bali

Anri Syaiful 7 Des 2019, 08:54 WIB

Bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan, Sumut, Rabu pagi 13 November 2019.

Pengebom berinisial RMN tewas dan korban luka berjatuhan.

Selain satu pelaku bom bunuh diri yang tewas, polisi mengejar satu pelaku lain yang lari.

Ada lima polisi dan satu warga yang menjadi korban luka.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun sedih atas jatuhnya korban luka akibat bom Medan.

Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk menangani kasus ini.

Perkembangan kasus, polisi turut memeriksa istri dan kedua mertua pelaku bom Medan.

Polisi menduga sang istri berinisial DA itu menyebarkan paham radikal ke suaminya, RMN.

Hingga akhirnya RMN meledakkan bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Adapun DA terpapar lebih dahulu paham radikalisme.

DA kerap berkomunikasi dengan salah seorang napidana terorisme berinisial I.

Keduanya bahkan sedang menyusun rencana melancarkan aksi teror di Bali.