4 Film Animasi DreamWorks yang Dijadikan Franchise

Oleh Rully Riantrisnanto pada 10 Okt 2013, 07:00 WIB
Diperbarui 10 Okt 2013, 07:00 WIB
dream-work-131009c.jpg
Perbesar
Para penikmat film animasi pastinya sudah mengetahui jika studio DreamWorks Animation memiliki banyak judul-judul yang berkualitas. Kebanyakan film ini mengangkat tema cinta kepada hewan dan selalu memiliki alur cerita yang menyegarkan.

Unsur-unsur humor di setiap film garapan DreamWorks selalu hadir dan tidak membosankan jika harus ditonton lagi. Akan tetapi, tidak banyak yang dilanjutkan serinya hingga tidak dijadikan sebuah franchise.

Dari sekian banyak film animasi besutan DreamWorks yang ada, terdapat beberapa yang sudah menjadi sebuah franchise dan kini telah memiliki penggemarnya sendiri.

Kebanyakan, film-film yang sudah menjadi franchise ini memiliki keunikan cerita serta konsep yang menyegarkan. Sehingga, beberapa judul yang ada ini sangat layak ditonton oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Apa sajakah itu? Simak deretan judul-judulnya.(Rul)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

how-to-131009c.jpg
Perbesar

1. Shrek

Disuarakan oleh aktor Mike Myers, Eddie Murphy, dan aktris Cameron Diaz, Shrek kini sudah mencapai seri ke-4 sejak penayangan film pertamanya yang dirilis pada 2001 dan tidak dilanjutkan lagi setelah film ke-4 pada 2010.

Kisah petualangan sesosok ogre berwarna hijau bersama seekor keledai dan seorang putri ini, berhasil membuat para penggemar film animasi terhibur berkat gaya komedi yang disajikan di dalamnya.

Bumbu cinta antara Shrek dan putri Fiona juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi penggemarnya. Shrek juga berhasil membawa sebuah cerita sampingan yang bakal menjadi franchise berjudul Puss in Boots.

Selain Shrek (2001), judul-judul lain yang ada adalah Shrek 2 (2004), Shrek the Third (2007), dan Shrek Forever After (2010). Film ke-5 masih dalam tahap perencanaan dan kabarnya akan menjadi judul terakhir Shrek.


Scroll down untuk melanjutkan membaca

kunfu-panda-131009c.jpg
Perbesar

2. Madagascar

Salah satu animasi yang menggambarkan hewan-hewan buas Afrika ini memang tergolong menggemaskan. Di sini kita melihat seekor singa bisa bersahabat dengan kuda zebra, jerapah, dan kuda nil.

Petualangan hewan-hewan lucu ini memang sebagian besar bertempat di Madagascar. Banyak adegan-adegan unik disajikan sejak film pertamanya. Unsur komedi pun sangat kuat menghiasi film ini.

Selain Madagascar (2005), sekuelnya yang sudah dibuat antara lain Madagascar: Escape 2 Africa (2008) dan Madagascar 3: Europe's Most Wanted (2012). Kabarnya, pada 2015 akan dibuat film berjudul The Penguins of Madagascar, serta proyek Madagascar 4 yang masih belum diresmikan.
Scroll down untuk melanjutkan membaca

madagaskar-131009c.jpg
Perbesar

3. Kung Fu Panda

Film yang berkisah tentang panda ahli bela diri kung fu ini sangat lucu dan menarik untuk diikuti. Terlebih lagi, konsep hewan aliran kung fu yang ada diwujudkan menjadi beberapa karakter. Sebut saja harimau, kera, belalang, ular, dan bangau.

Selain itu, beberapa adegan bela diri yang diperagakan serta kisah yang disajikan sangat luar biasa unik. Mulai dari awal sang panda tidak bisa apa-apa hingga memiliki bekal ilmu kung fu yang cukup.

Kung Fu Panda pertama kali dirilis pada 2008 dan sekuelnya ditayangkan pada 2011 dengan judul Kung Fu Panda 2. Kung Fu Panda 3 rencananya akan dirilis pada 2015.
Scroll down untuk melanjutkan membaca

shrek-131009c.jpg
Perbesar

4. How to Train Your Dragon

Berkutat seputar kerajaan Viking dan mitos yang dibuat secara nyata, How to Train Your Dragon sukses menyajikan petualangan bangsa Viking dalam berurusan dengan berbagai jenis naga.

Memiliki peran utama seorang anak laki-laki yang akrab dengan seekor naga legendaris, film ini memiliki nuansa drama yang luar biasa. Ditambah lagi, animasi yang disajikan sangat halus dan menghibur.

Sekuelnya yang berjudul How to Train Your Dragon 2 bakal dirilis pada 2014 mendatang, disusul kemudian dengan How to Train Your Dragon 3 yang rencananya bakal tayang pada 2016.
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya