Terganggu Psikisnya, Rizky Billar Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Kasus Dugaan KDRT

Oleh Surya Hadiansyah pada 06 Okt 2022, 14:04 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 14:33 WIB
Rizky Billar. (Foto: Instagram @rizkybillar)
Perbesar
Pemeriksaan Rizky Billar semula dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Kamis (6/10/2022) pukul 13.00 WIB. (Foto: Instagram @rizkybillar)

Liputan6.com, Jakarta Rizky Billar pada Kamis (6/10/2022) dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Rizky Billar akan diperiksa terkait laporan dugaan KDRT yang dilayangkan oleh Lesti Kejora.

Pemeriksaan itu semula dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 13.00 WIB. Namun, hingga lewat waktu tersebut, Rizky Billar tak kunjung hadir.

Rizky Billar hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya untuk memberikan surat permintaan penundaan pemeriksaan.

Pihak kuasa hukum menyebut bahwa Rizky Billar tidak dapat memenuhi panggilan kepolisian karena psikisnya terganggu.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Menunggu Ustaz

Rizky Billar
Perbesar
Rizky Billar (Instagram/rizkybillar)

"Hari ini kita mewakili Billar beliau terganggu psikisnya, kemudian beliau juga sedang menunggu ustaz. Beliau ada kesibukan, sehingga tidak bisa datang ke sini," kata kuasa hukumnya, Ade Erfil Manurung, di Polres Metro Jakarta Selatan.

Lebih lanjut kuasa hukumnya menyebut bahwa kondisi psikis Rizky Billar itu terganggu lantaran banyaknya pemberitaan yang beredar di media sosial.

 


Narasi Kurang Baik

Rizky Billar. (Foto: Instagram @rizkybillar)
Perbesar
Rizky Billar. (Foto: Instagram @rizkybillar)

"Dia tidak bisa hadir karena psikisnya terganggu terkait medsos karena menampilkan berita-berita dengan narasi yang kurang baik," sambungnya.

 


Pemberitaan Disebut Berlebihan

Adapun untuk soal dugaan KDRT sendiri, pihak kuasa hukum menyebut bahwa pemberitaan yang ada selama ini berlebihan. Oleh karenanya pihaknya meminta publik untuk tunggu masalah ini hingga adanya pemeriksaan.

"Oh itu tidak, itu berlebihan. Walaupun visum ada tapi kan ini belum ada pemeriksaan, kita tunggu-lah pemeriksaan minggu depan," katanya lagi.

Infografis 1 dari 4 Perempuan Mengalami Kekerasan Fisik atau Seksual. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 1 dari 4 Perempuan Mengalami Kekerasan Fisik atau Seksual. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya