Lewat M20, Tantowi Yahya bersama Sederet Musisi Tanah Air Suarakan Kesejahteraan, Hak Intelektual hingga Konser Ramah Lingkungan

Oleh Surya Hadiansyah pada 24 Sep 2022, 14:30 WIB
Diperbarui 24 Sep 2022, 14:30 WIB
Lewat M20, Tantowi Yahya bersama Sederet Musisi Tanah Air Suarakan Kesejahteraan, Hak Intelektual hingga Konser Ramah Lingkungan
Perbesar
Lewat M20, Tantowi Yahya bersama Sederet Musisi Tanah Air Suarakan Kesejahteraan, Hak Intelektual hingga Konser Ramah Lingkungan. (Instagram Tantowi Yahya)

Liputan6.com, Jakarta Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan G20. Ada empat poin utama yang diusung G20 tahun ini di antaranya adalah Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi, Transformasi Ekonomi Digital, dan Krisis Pangan. 

Di samping isu utama tersebut, G20 juga didukung oleh ratusan gerakan lain dari berbagai bidang. Mulai dari bisnis, kebudayaan, keagamaan, hingga musik

Di bidang musik, deretan musisi Tanah Air seperti Tantowi Yahya, Candra Darusman, Triawan Munaf, dan lain-lain juga turut berkontribusi. Mereka menggagas sebuah gerakan bernama Musik 20 atau M20. Lantas apa saja yang disuarakan oleh M20?

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Lingkungan

Lewat M20, Tantowi Yahya bersama Sederet Musisi Tanah Air Suarakan Kesejahteraan, Hak Intelektual hingga Konser Ramah Lingkungan. (Instagram Tantowi Yahya)
Perbesar
Lewat M20, Tantowi Yahya bersama Sederet Musisi Tanah Air Suarakan Kesejahteraan, Hak Intelektual hingga Konser Ramah Lingkungan. (Instagram Tantowi Yahya)

Salah satu tema besar yang ingin disuarakan oleh M20 adalah tentang lingkungan, kesejahteraan, hingga hak kekayaan intelektual. 

"M20 itu sebuah pergerakan, ajakan kepada seluruh dunia, untuk bersama melalui musik kita mengajak masyarakat dunia, musisi, baik yang ada di negara-negara G20, maupun di luar G20 untuk mulai memikirkan lingkungan melalui karya dan aktivitas mereka," kata Tantowi Yahya saat dihubungi Liputan6.com pada Sabtu (24/9/2022). 


Konser Ramah Lingkungan

Tantowi Yahya
Perbesar
Tantowi Yahya dengan penampilan barunya yang brewok (Dok.Instagram/@tantowiyahyaofficial/https://www.instagram.com/p/B-iOfv-jUqA/Komarudin)

Dari segi lingkungan, Tantowi Yahya berharap gerakan ini bisa menimbulkan kesadaran masyarakat khususnya para pelaku musik terhadap kelestarian lingkungan. Yang mana hasil akhirnya adalah kesadaran berperilaku manusia terhadap lingkungannya. 

"Misalnya konser yang kita dukung sekarang dan ke depan itu adalah konser yang ramah lingkungan, tidak ada plastik, bahan-bahan yang digunakan yang bisa didaur ulang, emisinya rendah. Kemudian banyak tercipta lagu-lagu atau komposisi musik yang orientasinya itu lingkungan gitu," jelas kakak kandung Helmy Yahya ini. 

"Kemudian kita juga mengajak masyarakat untuk mulai memikirkan bagaimana musik itu bisa mendapatkan pembiayaan dari bank hijau atau yang disebut green banking atau green finance, itu udah ada tuh di Eropa. Kita udah mulai mengarah ke sana," sambungnya. 


Rangkaian Kegiatan

Tantowi Yahya
Perbesar
Tantowi Yahya

Ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan M20 dalam waktu dekat. Di antaranya adalah seminar yang digelar pada 30 September 2022. Acara digelar secara virtual dengan menghadirkan pembicara dari Indonesia dan negara-negara G20. 

Selanjutnya, pada 14 Oktober mendatang akan diadakan konferensi pertama untuk membahas isu-isu yang sudah disampaikan sebelumnya. Puncaknya, akan ada pagelaran yang menampilkan artis-artis Indonesia dan artis-artis dari negara-negara G20.


Amplifikasi

Tantowi Yahya. (Foto: Instagram @tantowiyahyaofficial)
Perbesar
Tantowi Yahya. (Foto: Instagram @tantowiyahyaofficial)

Tantowi Yahya meyakini gerakan M20 ini juga sekaligus bisa membantu pemerintah dalam menyuarakan 4 isu utama G20 tahun ini, yaitu Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi, Transformasi Ekonomi Digital, dan Krisis Pangan.

"Kami sepakat untuk mengamplifikasikan 4 prioritas yang dituangkan oleh Indonesia, apa sih yang diperjuangkan Indonesia di G20 ini, jadi kita sepakat untuk mengamplifikasikan supaya masyarakat tau dan ikut serta mendukung," tutupnya. 

Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
Infografis: 14 Layanan Publik Komersial Yang Wajib Bayar Royalti Lagu (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya