Donald Trump Digugat Jaksa Agung Negara Bagian New York, Mark Ruffalo dan Mark Hamill Ikut Mengejek

Oleh Dito Pramudyaseta pada 22 Sep 2022, 13:30 WIB
Diperbarui 22 Sep 2022, 13:30 WIB
Donald Trump tampil di acara CPAC 2021.
Perbesar
Melalui akun Twitter-nya, Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James menulis bahwa dia menuntut Donald Trump atas penipuan keuangan. Dok: AP Photo/John Raoux

Liputan6.com, Jakarta Donald Trump kini tengat terbelit sebuah gugatan hukum di Negara Bagian New York. Dilansir dari The New York Times, Kamis (22/9/2022), tuntutan ini dilayangkan oleh Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James.

Melalui akun Twitter-nya, Letitia James menulis bahwa dia menuntut Donald Trump atas penipuan keuangan. Trump diyakini melakukan penipuan itu untuk memperkaya diri sendiri, keluarganya, serta bisnis, dan organisasinya.

“Today, i filled a lawsuit against Donald Trump for engaging in years of financial fraud to enrich himself, his family, and the Trump Organization.” kicaunya melalui akun @NewYorkStateAg pada Rabu, 21 September 2022.

Dia berharap Trump dapat diadili dengan seadil-adilnya, bahkan walau dia seorang mantan Presiden Amerika Serikat itu sendiri. Dia juga meminta Trump untuk membayar denda US$250 juta dolar dan setiap aktivitas bisnis Trump di New York di-banned.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Sudah Berlangsung 10 Tahun

Respon Donald Trump melalui media sosialnya Tuth Social (Foto; Screenshot @realDonaldTrump)
Perbesar
Respon Donald Trump melalui media sosialnya Tuth Social.

Melihat hal ini, Trump melalui media sosialnya, Truth Social, merespon balik dengan mengimplikasikan bahwa Letitia James hanya sedang mencari simpati dan dukungan dari publik untuk seleksi pemilihan Jaksa Agung selanjutnya.

“Another Witch Hunt by a racist Attorney General, Letitia James, who failed in her run For Givernor, getting almost zero support from the public, And now is soon poorly against Law & Order A.G. candidate, highly respected Michael Henry.” tulisnya.


Hulk Merespon

Respon Mark Ruffalo (Foto; Screenshot Twitter @MarkRuffalo)
Perbesar
Respon Mark Ruffalo melalui twitternya.

Kasus Donald Trump ini pun ramai dibicarakan. Banyak yang merespon kasus ini. Mulai dari politisi, artis Hollywood, dan tentu saja masyarakat biasa. Salah satu contoh artis Hollywood yang merespon kasus ini adalah Mark Rufallo.

Melalui twitternya @MarkRuffalo dia mendukung tuntutan yang dilayangkan oleh sang Jaksa Agung dengan me-retweet dan menulis emoji timbangan “⚖️”.

Mark Rufallo atau yang lebih dikenal sebagai pemeran Bruce Banner/Hulk dalam film-film Marvel Cinematic Universe ini memang dikenal sering mengkritik Trump secara terbuka. Bahkan saat Trump meninggalkan jabatannya sebagai Presiden, melalui Twitter-nya pada 20 Januari 2021, Mark Ruffalo menyebut masa kepresidenan Trump seperti sebuah toilet.

"He is finally gone. The nightmare has come to its fitful end. A bunch of trump elite criminals pardoned in the shroud of night. The Golden Toilet Presidency is over. A turd is a turd no matter where it lays." tulisnya.


Luke Skywalkers Ikut-Ikutan

Respon Mark Hamill (Foto; Screenshot Twitter @MarkHamill)
Perbesar
Respon Mark Hamill.

Selain itu Mark Hamill yang berperan sebagai Luke Skywalkers dalam saga Star Wars juga ikut merespon. Bedanya dengan Mark Ruffalo, dia merespon tanggapan Trump atas tuntutan yang dilayangkan itu.

Melalui akun Twitternya @MarkHamill, Mark yang memosting screenshot dari tanggapan Trump atas tuntutannya itu bertanya, “And how is YOUR day? (Dan bagaimana hari ANDA?)” menggunakan nada mengejek. Sama seperti Mark Rufallo, dia juga secara terbuka sering mengkritik Trump.

 

Infografis Donald Trump Vs TikTok. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Donald Trump Vs TikTok. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya