Alissa Wahid Putri Gus Dur Kecam Aksi Viral Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Gunung Semeru

Oleh Wayan Diananto pada 10 Jan 2022, 08:30 WIB
Diperbarui 10 Jan 2022, 09:06 WIB
Alissa Wahid putri Gus Dur
Perbesar
Pada 8 Januari 2022, di Twitter, viral video pria menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru. Alissa Wahid putri Gus Dur mengecam aksi ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Alissa Wahid, salah satu putri Gus Dur, mentwit ulang video viral yang diunggah warganet Twitter berakun @setiawan3833. Pada 8 Januari 2022, akun tersebut mengunggah potongan video pria menendang sesajen yang berlokasi di Gunung Semeru.

Sesajen itu terlempar ke jurang disertai teriakan menyebut nama Allah. Tanpa rasa bersalah, pria berkaus abu-abu dengan penutup kepala dan rompi hitam ini melenggang begitu saja usai menendang sesajen.

Hingga artikel ini disusun, video ini ditonton lebih dari sejuta kali dan panen kecaman. “Janganlah berlaku sombong dengan tidak menghormati kearifan lokal, adat dan budaya lainnya. Kejadian di Sumbersari, Lumajang,” tulis @setiawan3833 lalu menyematkan tagar ErupsiSemeru.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Itu yang Tidak Boleh

Cuitan Alissa Wahid soal viar pria tendang sesajen di Gunung Semeru. (Foto: Dok. Twitter @alissawahid)
Perbesar
Cuitan Alissa Wahid soal viar pria tendang sesajen di Gunung Semeru. (Foto: Dok. Twitter @alissawahid)

Tak sedikit yang menyebut di sekitar Semeru banyak warga beragama Hindu dan penganut aliran kepercayaan. Ada pula yang menyebut sesajen yang ditendang adalah sedekah bumi. Keyakinan seperti ini mestinya dihargai umat beragama lain.

Tak dapat menahan hati, Alissa Wahid mencuit ulang seraya mengingatkan pentingnya menghargai keyakinan orang lain. “Meyakini bahwa sesajen tidak boleh, monggo saja. Tapi memaksakan itu kepada yang meyakininya, itu yang tidak boleh,” tulisnya, 9 Januari 2022.


Dunia Bukan Milik Kelompoknya!

Putri Sulung Gus Dur, Alissa Wahid
Perbesar
Putri Sulung Gus Dur, Alissa Wahid. foto: Instagram @alissa_wahid

“Repot memang kalau ketemu yang model2 begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja,” twit Alissa Wahid melalui akun Twitter terverifikasinya.

Meski demikian, segelintir warganet membela aksi tak terpuji pria yang kini diburu polisi tersebut. Seorang warganet berdalih, bahwa dunia milik Allah dan Allah melarang perbuatan sirik. Yang ini pun kena semprot putri Gus Dur.


Dunia Milik Allah?

Cuitan Alissa Wahid soal viar pria tendang sesajen di Gunung Semeru. (Foto: Dok. Twitter @alissawahid)
Perbesar
Cuitan Alissa Wahid soal viar pria tendang sesajen di Gunung Semeru. (Foto: Dok. Twitter @alissawahid)

Kalimat ‘dunia milik Allah’ itu apa sama dengan dunia milik sampeyan, mas? Allah yang menciptakan keberagaman, terus sampeyan yang berhak memberantas yang beragam itu atas nama ‘dunia ini milik Allah’? Sampeyan nabi Ibrahim?” cetusnya pada hari yang sama.

Berdasarkan pantauan Showbiz Liputan6.com, cuitan “dunia milik Allah” tersebut kemudian dihapus oleh yang bersangkutan. Warganet lain malah mencari kambing hitam dengan menyebut pria dalam video tidak bersalah. 


Aneh Sekali

Putri Sulung Gus Dur, Alissa Wahid
Perbesar
Putri Sulung Gus Dur, Alissa Wahid. foto: Instagram @alissa_wahid

Yang salah adalah orang yang merekam aksi tersebut lalu menyebarkan ke jagat maya hingga viral. Lagi-lagi Alissa Wahid tak tinggal diam. Ia mengkritisi pola pikir semacam ini seraya menyebutnya aneh.

Aneh sekali. Kalaupun tidak ada yang mengunggah, tindakan itu tetap salah. Kesalahan & kedzaliman tidak berubah menjadi benar hanya karena tidak ada yang mengetahui,” ia mengingatkan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya