Musisi Cecep AS Meninggal Dunia, 6 Hit Besarnya Dinyanyikan Atiek CB Hingga Nike Ardilla

Oleh Wayan Diananto pada 01 Agu 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 01 Agu 2021, 16:30 WIB
Cecep AS. (Foto: Instagram @nikeardillaofficial)
Perbesar
Cecep AS. (Foto: Instagram @nikeardillaofficial)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kembali kehilangan salah satu komposer terbaiknya, Cecep AS. Cecep AS meninggal dunia. Kabar ini disampaikan Hedi Yunus lewat akun Instagram terverifikasinya.

"Innalillahi wa innailaihi roji’un kang Cecep AS. Salah satu hits maker lagu-lagu pop Indonesia era 80-an kang Cecep AS @cecepas hari ini telah tiada,” ia mengabarkan mangkatnya sang musisi, Sabtu (31/7/2021).

 

Dalam cacatan Showbiz Liputan6.com, semasa hidupnya Cecep AS melahirkan banyak hit besar untuk untuk sejumlah penyanyi dari Atiek CB, Nike Ardilla, hingga macan festival Harvey Malaihollo. Apa saja?

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Tirai (Rafika Duri)

Rafika Duri. (Foto: Instagram @rafikaduri)
Perbesar
Rafika Duri. (Foto: Instagram @rafikaduri)

Salah satu yang diingat publik tentu saja “Tirai” yang membuat nama Rafika Duri melambung. Nuansa sendu sudah terasa sejak kumandang intro, disusul pengakuan Rafika, “Kita telah bersama, sekian lama dalam cita cinta.”

Tembang ini mencapai klimaks dalam refain berisi keluh kesah, “Lelah, lelah hati ini. Menggapai hatimu, tak jua menyatu.” Dirilis pada 1983, “Tirai” jadi hit besar. Tahun 2009, “Tirai” dilantun kembali oleh Dewi Gita.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Pasrah (Andi Meriem Mattalatta)

Pasrah ciptaan Cecep AS di album Andi Meriem Mattalatta. (Foto: Dok. indolawas.blogspot)
Perbesar
Pasrah ciptaan Cecep AS di album Andi Meriem Mattalatta. (Foto: Dok. indolawas.blogspot)

Lembutnya suara Andi Meriem Mattalatta membuat “Pasrah” yang ditulis Cecep AS bareng Anto terasa makin menyayat. “Pasrah” yang berisi kesedihan di level paripurna dilantun Andi dengan penjiwaan tiada tanding.

“Karma apa yang telah menimpaku, oh Tuhan? Bahagia seakan selalu enggan menyapaku Kini sempurna sudah kepedihan di hatiku,” begitu Andi meratap dalam nomor pembuka di album ke-13 yang dirilis pada 1984.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Risau (Atiek CB)

[Bintang] Atiek CB
Perbesar
“Ya jadi ibu rumah tangga. Nyanyi itu jarang sekali, bahkan di kamar mandi pun aku udah nggak nyanyi lagi,” tukas Atiek tertawa. (Bambang E.Ros/Bintang.com)

Cecep AS berjasa besar dalam membesarkan nama Atiek CB di belantika musik Indonesia. Transisi, album yang dirilis pada 1984 ini buktinya. Album yang ditangani Erwin Gutawa ini dibuka dengan “Risau” karya Cecep AS.

Seperti “Tirai,” lagu ini berhasil melintasi sebuah generasi. Yang tak kenal Atiek CB masih bisa menikmati “Risau” Melly Goeslaw di album Mindsoul (Aquarius Musikindo, 2007). “Risau” juga dinyanyikan ulang Ahmad Albar dan Helmi Yahya. Wow!

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Izinkan (Nike Ardilla)

Nike Ardilla. (Foto: Instagram @nikeardillaofficial)
Perbesar
Nike Ardilla. (Foto: Instagram @nikeardillaofficial)

Dikenal luwes dalam bergaul, Cecep AS beberapa kali berkolaborasi dengan musisi lain dalam membuat lagu. “Izinkan” yang mengukuhkan karier Nike Ardilla misalnya, ditulis Cecep bareng Youngky Suwarno.

“Izinkan” ada di album Matahariku, yang dirilis Nike Ardilla pada 1991. “Izinkan” mengantar Matahariku menjadi album rok terlaris dan diganjar BASF Award. Album ini kemudian dilempar ke Malaysia dan sukses besar.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Dara (Harvey Malaihollo)

Harvey Malaihollo. (Foto: Instagram @lolitamalaihollo)
Perbesar
Harvey Malaihollo. (Foto: Instagram @lolitamalaihollo)

Tak perlu meragukan suara empuk dan teknik vokal mumpuni Harvey Malaihollo dalam bernyanyi. Macan Festival ini dikenal lihai membuat sebuah lagu terasa lebih enak didengar.

“Dara” yang membuka album Merah Biru Bossanova (1987) milik Ireng Maulana dan Harvey Malaihollo ini contohnya. Aransemen musik plus suara Harvey membuat karya Cecep AS ini terasa beda. Bikin pangling.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

6. Maafkan (Atiek CB)

[Bintang] Atiek CB
Perbesar
Atiek CB, lama tak terlihat di industri musik tanah air karena keputusannya untuk menetap di Amerika sejak tahun 2002. Bagi para penggemar jangan khawatir karena Atiek CB akan hadir di Indonesia. (Bambang E.Ros/Bintang.com)

Di bawah payung Hemagita, Atiek CB melepas album Maafkan yang monumental. Erwin Gutawa sebagai produser musik memberi kode di intro bahwa “Maafkan” bakal jadi hit terbesar Atiek CB yang lahir dari pemikiran Cecep AS. Ada banyak “racun” di bodi lagu ini.

Selain intro ikonis, ada refrain menusuk plus ending lengkingan dramatis Atiek. Generasi 90-an, nyanyi sama-sama yuk? Maafkanlah daku, lupakanlah kita pernah saling cinta. Karena tuk hidup bersamamu tak mungkin, ku telah berdua dan kau masih banyak kesempatan...

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya