Festival Sinema Australia Indonesia 2021 Siapkan Deretan Film Berkelas

Oleh Ruly Riantrisnanto pada 19 Jun 2021, 08:30 WIB
Diperbarui 19 Jun 2021, 08:30 WIB
Festival Sinema Australia Indonesia 2021
Perbesar
Festival Sinema Australia Indonesia 2021 (FSAI 2021)

Liputan6.com, Jakarta - Festival Sinema Australia Indonesia 2021 atau yang disingkat dengan FSAI 2021, telah resmi digelar sejak Jumat, 18 Juni 2021. Sejumlah film berkualitas dari Australia dan Indonesia pun sudah bisa dinikmati.

Mengingat kondisi pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia saat ini, FSAI 2021 digelar secara virtual untuk pertama kalinya.  Acara ini diselenggarakan sejak 18-27 Juni 2021.

Penayangan film-film dalam FSAI 2021 ini mencakup berbagai macam genre, cerita yang menyorot sejarah, keragaman, serta kreativitas Australia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Enam Film Hit Australia

Hanif (Ahmed Malek) di The Furnace.
Perbesar
Hanif (Ahmed Malek) di The Furnace. Dok: Umbrella Entertainment

FSAI 2021 menampilkan enam judul film hit Australia. Sebut saja salah satunya adalah The Furnace yang sudah ditayangkan pada Jumat (18/6/2021).

The Furnace yang akan tayang lagi pada 27 Juni 2021, menampilkan sejarah Australia melalui sudut pandang pemuda Afganistan bernama Hanif. Film ini sebelumnya pernah menembus Festival Film Venice 2021.

Terdapat juga film animasi berjudul Combat Wombat, film dokumenter Jaimen Hudson: From Sky To Sea, film horor Relic, film drama keluarga H is for Happiness, serta drama percintaan Dirt Music.

 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penayangan Film Indonesia

Jadwal film FSAI 2021. (Dokumentasi Kedutaan Australia di Jakarta)
Perbesar
Jadwal film FSAI 2021. (Dokumentasi Kedutaan Australia di Jakarta)

Mengimbangi penayangan film Australie, dipilih juga sejumlah film Indonesia yang tak kalah berkualitas, yakni Pendekar Tongkat Emas dan Milly & Mamet. 

Tak hanya penayangan film, turut digelar juga seminar bertema masterclass selama tiga hari sejak tanggal 21 Juni 2021. FSAI 2021 juga menampilkan film-film garapan Alumni Australia berbakat Indonesia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tayang Gratis Tapi Terbatas

Menariknya, Festival Sinema Australia Indonesia 2021 menggunakan konsep penayangan virtual gratis untuk penonton yang tinggal di Indonesia. Namun begitu, persediaan kursi daring sangat terbatas.

Jadi, silakan klik di sini untuk mendaftar FSAI 2021.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kata Penyelenggara

Sekretaris Urusan Publik Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Emma Bourke, menyambut dibukanya acara virtual film festival itu.

"Tahun ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya, kita akan mengadakan festival secara virtual," kata Emma Bourke kepada Liputan6.com, dalam acara Liputan6 Update pada Jumat (18/6/2021). 

"Jadi lebih banyak orang-orang di Indonesia, bisa menonton film Australia dan Indonesia yang benar-benar mengagumkan tahun ini di FSAI 2021 - dengan nyaman dari rumah mereka," ujarnya.

Film-film yang ditayangkan dalam FSAI 2021 pun mencakup berbagai genre.

"Ada film keluarga, animasi, horor, kita juga menampilkan film indonesia yang sangat bagus," jelas Emma Bourke. 

Lanjutkan Membaca ↓