Instagram Anji Digeruduk Warganet Usai Sang Artis Ditangkap Polisi

Oleh Zulfa Ayu Sundari pada 14 Jun 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 11:01 WIB
Anji. (Foto: Instagram @duniamanji)
Perbesar
Warganet meninggalkan jejak di unggahan Instagram Anji. (Foto: Instagram @duniamanji)

Liputan6.com, Jakarta - Musikus terkenal Anji ditangkap polisi terkait kasus dugaan pernyalahgunaan narkoba. Artis 42 tahun ini ditangkap di kawasan Cibubur, Jumat (11/6/2021).

Mulanya, berita penangkapan ini disiarkan dengan inisial nama AN alias EAP. Setelah menebak-nebak, polisi akhirnya membenarkan bahwa AN yang dimaksud adalah Anji, suami Wina Natalia.

Sesaat setelah identitasnya terungkap, Instagram Anji ramai diserbu warganet. Mereka seolah tidak percaya pelantun lagu "Bersama Bintang" ini terjerat kasus narkoba.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Komentar Warganet

[Bintang] Anji
Perbesar
Anji. (Adrian Putra/Bintang.com)

"Musisi AN alias EAP? ANji nama panggung alias nama asli Erdian Aji Prihartanto??? benarkah bang anji?" kata salah satu warganet di unggahan Instagram Anji empat hari lalu.

"AN=ANJI NAROKOBOY," kata warganet lainnya di kolom komentar.

"Ampun dah bang, napa kasus narkoba. Image udh bagus kritis di musik. So. Lelaki sejati bertanggung jawab atas apa yg ia perbuat. Semoga cepat selesai kasusnya," tambah yang lainnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penangkapan

Anji
Perbesar
Anji (istimewa)

Anji ditangkap seorang diri di rumahnya di kawasan Cibubur, pada Jumat malam kemarin. Dalam penangkapan itu, polisi menyita beberapa alat bukti selain ganja.

"Nanti lengkapnya akan saya sampaikan saat rilis, termasuk barang bukti yang cukup beragam dan cukup banyak yang nanti akan kita rilis lengkap," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Minggu (13/6/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pemeriksaan

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Anji. Polisi bakal merilis perkara ini apabila informasi yang dihimpun sudah lengkap.

"Kami baru menangkapnya dan sedang kita lakukan pendalaman. Kita perlu ungkap bukti-bukti yang di lapangan, sehingga saat rilis akan kita sampaikan secara lengkap," tuturnya.

Lanjutkan Membaca ↓