Menderita Sakit Komplikasi, Reza Arap Pernah Rasakan Mati Suri

Oleh Meiristica Nurul pada 06 Mei 2021, 20:20 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 00:22 WIB
Reza Arap Oktovian
Perbesar
Reza Arap mati suri selama 12 jam. Dok: KLY

Liputan6.com, Jakarta - Reza Arap, memiliki kisah yang beda di masa kecilnya. Ia terlahir secara prematur, di usia kandungan tujuh bulan.

Tak sampai situ, suami Wendy Walters juga mengalami lemah jantung ketika itu.

Penderitaan personel Weird Genius tak berhenti. Ia menceritakannya kepada Daniel Mananta di kanal YouTube nya, Rabu (5/5/2021).

 

2 dari 6 halaman

Demam Berdarah

Reza Arap (Foto: YouTube)
Perbesar
Reza Arap (Foto: YouTube)

Di usia sembilan tahun, Reza Arap kembali sakit. Kali ini ia menderita demam berdarah.

"Waktu itu demam berdarah terus komplikasi," paparnya.

 

3 dari 6 halaman

Kena Jantung dan Lambung

Reza Arap (Foto: YouTube)
Perbesar
Reza Arap (Foto: YouTube)

Tak disangka, akibat demam berdarah pemilik nama asli Muhammad Reza Oktovian juga harus mengalami sakit jantung.

"Demam berdarah jantungnya kena, lambung bocor karena gue muntah-muntah terus. Tekanan darah rendah, udah hilang," lanjutnya.

 

4 dari 6 halaman

Mati Suri

Setelah itu Reza Arap dinyatakan meninggal oleh dokter. Ia pun dibawa ke kamar mayat. Selama 12 jam, akhirnya Reza pun terbangun, di sampingnya ada sang mama yang menemani.

"Sebelum bangun gue manggil dulu, 'Ma, caca dimana?' Habis itu baru bangun. Nyokap gue kayak 'What'. Ia keluar panggil dokter," ungkapnya.

 

5 dari 6 halaman

Bingung

Peristiwa mati suri masih membingungkan Reza Arap. Ia tak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya kala itu.

"Gue sampe detik ini masih nanyain kayak, 'Ma, apa sih yang terjadi?' Dia bilang, 'Udah enggak usah banyak tanya, yang penting elo hidup aja.' Jawabnya itu sampai sekarang," sambungnya.

 

6 dari 6 halaman

Padat Rumput

Saat mati suri, Reza mengaku melihat sebuah padang rumput yang hijau dengan satu pohon berjarak cukup jauh. Di sana, ia pun bertemu ibunda.

"I played with her di padang rumput itu, ada satu pohon doang jauh. Udah kayak gitu doang, gue main sama dia, ngobrol sama dia, lari-lari," lanjutnya.

Bila sebelumnya Reza tak tahu apa yang dibicarakan dengan sang ibu. "Oh kedengerannya udah mau cabut, gue bilang 'Ma Eca pergi dulu ya. Ya udah sana hati-hati, ntar ketemu lagi ya' gitu udah," tambahnya.

Lanjutkan Membaca ↓