Peringati Hari Kekayaan Intelektual Dunia, Ini Bentuk Dukungan Sandiaga Uno

Oleh Hernowo Anggie pada 06 Mei 2021, 08:08 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 21:23 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno
Perbesar
Sandiaga Uno saat berkunjung ke kantor Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Rabu (8/3). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyiapkan rancangan peraturan pelaksana Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif. Salah satu pasal dalam aturan ini adalah skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.

Rancangan peraturan ini disiapkan lantaran di Indonesia, AIPI dan Katapel.ID ikut andil dalam perayaan hari kekayaan intelektual yang diinisiasi oleh World Intellectual Property Organization (WIPO) sejak tahun 2000. Momen ini dirayakan dengan menggelar Katapel Series: World IP Day 2021 melalui serangkaian acara, yaitu IPitch dan dIP Talks.

"Kami lagi siapkan rancangan peraturan pelaksana UU Ekonomi kreatif tahun 2019 (yang) mengatur skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Begitu sudah daftar kekayaan intelektual bisa dijaminkan ke perbankan dan bisa digunakan sebagai aset. Jadi tidak perlu pinjam kolateral, tidak perlu pinjam agunan," tutur Sandiaga Uno.

 

 

2 dari 7 halaman

Tujuan Dibuatnya Aturan

World IP Day 2021
Perbesar
World IP Day 2021. (IST)

Aturan ini dibuat dalam rangka membuat sistem pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual. Pembiayaan dengan skema ini memungkinkan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan modal usaha.

Sehingga akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif dengan aspek memadai bisa dihadirkan pemerintah lalu direalisasi dan dieksekusi.

 

3 dari 7 halaman

Dukungan Penuh Pemerintah

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif R.I., kemudian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, serta dukungan dari beberapa pihak seperti LINE Indonesia, INFIA, Pionicon, dan PositiVibe, acara Katapel Series: World IP Day 2021 digelar dalam format daring melalui platform Airmeet.

 

4 dari 7 halaman

Sambutan Positif Kreator

Faza Meonk, Kreator Si Juki, menyambut positif peluang menjadikan IP sebagai jaminan ke perbankan.

“Saya merespon dengan sangat positif narasi pak menteri untuk dapat mendukung pendanaan dan investasi terhadap bisnis IP di Indonesia. Karena bisnis IP sendiri adalah bisnis yang 'Long Game', sehingga dibutuhkan sekali dukungan baik dari sisi kapital, network, dan promosi," ujarnya.

"Semoga dengan ini ke depannya IP dapat divaluasikan dengan tepat sehingga meningkatkan valuasi ekonomi kreatif di Indonesia, karena opportunity-nya masih sangat luas dan berpotensi tinggi,” sambungnya.

 

5 dari 7 halaman

Dihadiri Banyak Kreator

Sederet pelaku kreatif IP yang hadir di acara ini adalah Angga Dwimas Sasongko, Gina S. Noer, Cornelio Sunny, Faza Meonk, Ivan Chen, dan juga terdapat sesi khusus mengungkap kreator dar IP-IP yang sedang naik daun seperti Dalang Pelo, Vernalta, dan On Maple Haven.

Acara ini dibuka untuk umum dan gratis. Untuk mendaftar caranya cukup mudah, yaitu dengan mengunjungi Instagram Katapel.ID di @katapel.id dan klik link yang ada di bio akun tersebut.

 

6 dari 7 halaman

Kata Ketua AIPI

Erlan Arisandi Prabowo, selaku Ketua AIPI (Asosiasi IP Kreatif Indonesia) menuturkan, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak agar ekosistem IP Indonesia bisa terwujud dengan sempurna. Karena sangat disayangkan bila talenta yang dimiliki para kreator IP kita tidak mendapatkan perhatian khusus.

Karena selama ini sudah semakin banyak pelaku kreatif Indonesia yang diajak pihak luar untuk bekerja sama yang mana mereka adalah pelaku industri IP kelas dunia. 

Ditambahkan juga bahwa peringatan World IP Day tahun ini tidak hanya sekedar menggelar webinar, tapi juga disertai program pembimbingan singkat yang diberi nama IPitch. Yang mana IP yang lolos akan diberi bimbingan selama 6 bulan.

“Program IPitch ini merupakan salah satu upaya kita bersama dalam memajukan industri iP di tanah air. Karena kami melihat banyak sekali potensi-potensi yang belum digali dari kreator-kreator IP kita.” Erlan menambahkan.

Lalu juga ada webinar dIP Talks yang menghadirkan pembicara dari berbagai pihak, baik dari sisi pemerintahan dan pelaku kreatif itu sendiri.

“Kita mencoba menelisik dari berbagai sisi, game, animasi, komik, dan film. Dengan harapan terungkap hal apa saja yang menjadi penghalang dalam memasarkan sebuah IP sehingga kita akan bisa menemukan solusi yang tepat. Kami berharap, kegiatan ini bisa menjadi pemercik semangat para kreator IP Indonesia untuk terus berkarya, dan juga tercipta ekosistem industri kekayaan intelektual yang dinamis di tanah air,” tambah Erlan.

 

7 dari 7 halaman

Sejak Tahun 2000

World Intellectual Property Organization atau WIPO sejak tahun 2000 berinisiatif menggelar perayaan hari kekayaan intelektual guna menyebarluaskan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan industri IP yang mempunyai potensi tinggi.

Lanjutkan Membaca ↓