Tak Punya Uang, Herjunot Ali Sempat Mengais Makanan di Tempat Sampah

Oleh Meiristica Nurul pada 28 Apr 2021, 11:30 WIB
Diperbarui 28 Apr 2021, 11:30 WIB
Herjunot Ali
Perbesar
Herjunot Ali melakukan hal itu selama setahun. (Instagram/herjunotali.studio)

Liputan6.com, Jakarta - Herjunot Ali dikenal sebagai sosok pria idaman para wanita. Mantan kekasih Tatjana Saphira memiliki kriteria para wanita yaitu ganteng, dan kaya.

Namun siapa sangka, pria bernama asli Mahbub Herjunot Ali pernah hidup susah.

Peraih Pemeran Utama Pria Terpuji FFB 2014 untuk film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck sejak kecil sudah berjualan gas elpiji.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kelas 3 SD

Herjunot Ali (Foto: YouTube)
Perbesar
Herjunot Ali (Foto: YouTube)

Saat menjadi bintang tamu di acara Lapor Pak, Herjunot Ali ditanya Wendy Cagur mengenai kebenaran cerita ia berjualan gas elpiji dengan penghasilan Rp 200 perak.

"Jadi kamu berapa lama berlangsung kamu mengantarkan gas elpiji dibayar Rp 200 perak?" tanya Wendy.

"Dari kelas tiga sampai kelas enam lah," paparnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mengais Sampah

Herjunot Ali (Foto: YouTube)
Perbesar
Herjunot Ali (Foto: YouTube)

Herjunot Ali tak menampik bahwa ia juga pernah mengais sampah untuk mengisi perutnya yang kosong. Kala itu ia berada di London.

"Karena enggak ada duit bang," ungkap pemain film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Menunggu Jam 10 Malam

Untuk mendapatkan makanan secara gratis, biasanya Herjunot menunggu hingga malam hari.

"Ada restoran Vietnam di situ yang bayar sekali lima pounds bisa makan sepuasnya. Nah, itu misalkan jam 10 malam itu dibuang. Gue ambil di tempat sampah," kenangnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Keberuntungan

Herjunot menambahkan bahwa makanan yang diambilnya tak selalu bagus. Meski begitu ia tetap memakannya.

"Kadang bagus, kadang enggak bagus. Kan bukan itu, intinya kan elo makan sampah," sambungnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Main Bola

Peristiwa itu terjadi kala pria yang sempat mendekati Luna Maya berada di London untuk bermain bola.

"Saya di sana main bola," kata Herjunot.

"Dia pernah ikutan akademi sepak bola," Andhika Pratama memberitahu.

 

Lanjutkan Membaca ↓