Keraton Bangkit dari Vakum dengan Lagu Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan

Oleh Hernowo Anggie pada 11 Apr 2021, 10:10 WIB
Diperbarui 11 Apr 2021, 20:21 WIB
Keraton Band
Perbesar
Keraton Band (IST)

Liputan6.com, Jakarta - Grup musik Keraton yang sempat vakum hampir 21 tahun, kembali berkiprah di industri musik tanah air. Kali ini mereka meluncurkan single baru berjudul “Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan”.

Lagu “Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan” dirilis bersamaan dengan menyambut bulan suci Ramadhan 2021 yang tinggal beberapa saat lagi.

Lima personil Keraton, Amirzidane (vokal), Wiwit (gitar), Dani Rahardian (keyboard), Ello (drums) dan Ade Riyan (bass), sempat menjelaskan tentang single terbaru mereka dalam konferensi pers sekaligus launching single baru ini.

Peluncuran “Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan” yang berlangsung pada Sabtu (10/4/2021) dipandu oleh wartawan senior Buddy Ace di bilangan Jakarta Utara.

2 dari 5 halaman

Inspirasi

Keraton Band
Perbesar
Keraton Band (IST)

"Lagu ini tercipta karena saya setelah sekian tahun menjalani hidup sudah banyak berkecimpung di dunia musik. Saya membuang banyak umur untuk mendustakan nikmat yang saya terima. Enggak bersyukur.  Baru akhirnya saya bertanya ‘nikmat Tuhanmu yang mana kau dustakan’," ungkap Amir.

"Lagu ini inspirasinya tercipta saat saya sedang merenung di musholla. Kaka (Slank) bilang ini bagus liriknya, Bimbim juga. Jadi Alhamdulliah orang fokus ke liriknya. Mudah-mudahan orang mau denger ini jadi indah. Mudah-mudahan lirik ini kira-kira jadi inspirasi," lanjutnya.

 

3 dari 5 halaman

Aransemen Lagu

Keraton Band
Perbesar
Keraton Band (IST)

Sang kibordis, Dani, menjelaskan aransemen lagu ini dengan menyampaikan, “Waktu pertama latihan pertama gue baru denger sebenarnya, enggak tahu abis latihan pertama gue merasa kurang asik kurang nyentuh, jadi mereka tahu banget gue paling ribet."

"Jadi gue menahan diri untuk seribet mungkin, gue pengen menyentuh hal-hal yang wajar aja, dengan musik ini gue pengen menyentuh semua orang, orang denger tergetar hatinya, ternyata yang sederhana itu rumit ternyata. Yang paling berubah lagu itu secara keseluruhan mungkin dari intro. Jadi ada pesan hal-hal yang sederhana lebih rumit ternyata,"  Dani menambahkan.

 

4 dari 5 halaman

Hal Terkecil

“Sebenarnya yang hilang 20 tahun itu saya. Awalnya secara filosofi kita menikmati hal terkecil yang diberikan. Contohnya selama 20 tahun ini kita tidak pernah ada masalah. Banyak band baru tujuh, sepuluh tahun, sudah banyak masalah,” sang bassis, Ade Riyan, menjelaskan hubungan antar personel Keraton. 

 

5 dari 5 halaman

Album dan Single Sebelumnya

Keraton sebelumnya juga pernah merilis album ‘Indonesiana’ pada 1999 yang mengangkat refleksi tahun 1998, melahirkan single “Putri”.

Setelah merilis lagu “Nikmat Mana Yang Engkau Dustakan” ini, rencananya Keraton juga akan menggarap materi-materi baru mereka lainnya termasuk kemungkinan untuk membawakan kembali lagu-lagu lama Keraton di album Indonesiana.

Lanjutkan Membaca ↓