Pesan Pilot Sriwijaya Air SJ 182: Setinggi Apa Pun Aku Terbang, Tidak Akan Mencapai Surga Bila Tidak Salat 5 Waktu

Oleh Liputan6.com pada 10 Jan 2021, 14:30 WIB
Diperbarui 10 Jan 2021, 14:30 WIB
Sosok Kapten Afwan, Pilot Sriwijaya SJ182 yang Dikenal Identik Peci Putihnya
Perbesar
Capt Afwan dikenal sebagai sosok yang alim, santun dan ramah. (Sumber: Liputan6/Vidio)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah Pesawat Sriwijaya Air SJ 187 jatuh di Kepulauan Seribu, banyak orang membicarakan kebaikan Kapten Afwan, pilot yang bertugas dalam penerbangan tersebut. Salah satunya adalah Arie Untung.

Ternyata, Kapten Afwan adalah kakak kelas Arie Untung saat SMA, kendati perbedaan angkatannya cukup jauh. Hal ini ia sampaikan di Instagramnya.

"Kakak kelas di SMA. Pilot #sj182 Capt H Afwan ternyata adalah kakak kelasku di @sman38.jakarta angkatan 85," tulis Arie Untung pada Minggu (10/1/2020).

"Di @sman38.jakarta angkatan 85, beda jauh angkatannya belum sempat ketemu tapi banyak kisah2 baik mengenai beliau," sambungnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Nasihat

Arie Untung
Perbesar
[Foto: Instagram Arie Untung]

Dalam unggahannya, Arie Untung menyertakan status WhatsApp yang kabarnya sempat diunggah oleh Kapten Afwan. Status itu bisa menjadi bahan renungan dan nasihat.

"Silakan digeser kabarnya status terakhir wa nya adalah sebuah pengingat buat banyak orang," tulis Arie Untung.

Pesan itu berbunyi, "Setinggi apa pun aku terbang, tidak akan mencapai surga bila tidak salat 5 waktu."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Orang yang Saleh

FOTO: Basarnas dan KPLP Periksa Temuan Diduga Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
Perbesar
Petugas KPLP dan Basarnas memeriksa barang temuan yang diduga serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT 2, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak dalam penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Arie Untung melanjutkan, di tempat kerjanya, Kapten Afwan juga di kenal sebagai orang saleh yang selalu mengingatkan dalam hal kebaikan.

"Di kantor ternyata beliau adalah seorang ustadz, orangnya sabar banget, Selalu memakai kopiah putih. Selalu mengajak orang lain sholat, anaknya pun disekolahkan di sebuah SDIT di Cibinong," sambung Arie Untung.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kesaksian Orang-Orang

Apa yang diceritakan Arie Untung adalah kesaksian dari orang-orang terdekat sang Kapten. 

"Terlihat beliau sudah mempersiapkan banyak hal untuk pertemuannya dengan Allah. Postingan ini adalah kumpulan dari mereka2 yg bersaksi saat bertemu beliau dibumi Dan insya Allah di akhirat nanti," kata Arie.

Lanjutkan Membaca ↓