Berkah Les Nyanyi, Asmara Abigail Malah Main di Teater Musikal Tayang di Mola TV

Oleh Meiristica Nurul pada 02 Des 2020, 16:40 WIB
Diperbarui 02 Des 2020, 16:40 WIB
[Fimela] Asmara Abigail
Perbesar
Sebelumnya Asmara Abigail dihubungi Happy Salma dan ditanya apakah bisa menyanyi atau tidak.(Adrian Putra/Fimela.com)

Liputan6.com, Jakarta - Mola TV akan menyajikan sebuah acara yang tak biasa dalam tayangannya. Yaitu sebuah teater musikal berjudul Anugerah Terindah yang diproduseri Happy Salma.

Tayangan ini bakal diluncurkan pada 5 Desember 2020 mendatang. Para pemain yang akan meramaikan teater musikal ini di antaranya, Mikha Tambayong, Ayu Shita, Dira Sugandi, Asmara Abigail, Roy Sungkono, dan juga Sal Priadi.

Anugerah Terindah ini merupakan pertunjukkan teater alih wahana dari lagu-lagu Eros Chandra yang dipopulerkan Sheila On 7.

2 dari 6 halaman

Cerita Seru

Asmara Abigail (Foto: YouTube)
Perbesar
Asmara Abigail (Foto: YouTube)

Bagi Asmara Abigail, ini merupakan pertama kalinya bermain teater musikal bersama Titiwangsa. Ada cerita seru sebelum ia mendapat tawarannya. 

"Sebetulnya yang challenging banget, karena kan aku memang enggak biasa untuk nyanyi. Banyak juga yang complain dengan suaraku yang high speeds, jadi sebenarnya aku ingin banget latihan vokal untuk kebutuhan vokal aku di film juga," papar Asmara Abigail, saat press conference secara virtual, Selasa (1/12/2020).

 

3 dari 6 halaman

Sekalian Belajar

Happy Salma (Foto: YouTube)
Perbesar
Happy Salma (Foto: YouTube)

Di tengah pandemi Covid-19, Asmara Abigail pun melakukan les vokal melalui zoom. Rupanya, ia mendapatkan rezeki di tengah pembelajaran.

"Teh Happy tiba-tiba WhatsApp, 'Kamu bisa nyanyi enggak sayang?' Ya udah kebetulan aku lagi les vokal, cuma memang masih dalam tahap belajar. Senang banget di Anugerah Terindah aku bisa belajar nyanyi, bisa musikal juga dan sesuatu yang baru yang belum pernah aku lakukan sebelumnya," sambungnya.

4 dari 6 halaman

Punya Kerangka Cerita

Bukan tanpa alasan, Happy Salma selaku produser sekaligus founder Titiwangsa Foundation ingin mengangkat lagu-lagu Eros Chandra.

"Enam bulan lalu, aku baca ulang buku Sapadi Djoko Damono berjudul Alih Wahana. Ternyata alih wahana itu nggak terbatas dari buku atau puisi saja tapi juga bisa dilakukan dari musik. Dari situ saya berpikir kalau ada kesempatan saya mau bikin alih wahana dari lagu-lagu Eross Candra. Alasannya karena lagu-lagu Eross Candra ini selalu punya kerangka cerita tersendiri yang rasanya akan menjadi sangat menarik dan menantang kita," paparnya.

 

5 dari 6 halaman

Termotivasi

Dikatakan Happy Salma, selama ini Titiwangsa belum pernah alih wahana dari musik.

"Biasanya Titimangsa sering alih wahana dari sastra, buku, puisi para penyair. Lagu sendiri belum pernah dan bukan sesuatu yang dekat dengan saya. Jadi saya mulai termotivasi untuk mewujudkan,” lanjut ibu dua anak ini.

 

6 dari 6 halaman

Tak Ada Target

Sementara itu, pihak Mola TV yang diwakili oleh Mirwan Suwarso, memberikan alasannya menyiarkan teater musikal Anugerah Terindah. 

"Kalau kita ngomongin mengenai kebudayaan itu merupakan kontribusi dan komitmen kita untuk di Indonesia ada budaya, olaharaga, pendidikan yang merupakan darah daging dari grup Djarum. Jadi kita pasti punya komitmen untuk melestarikan, membangun, dan memberdayaan baik itu industrinya, problem industri, dan manusianya," ujarnya

Mengenai target penonton ini kata Mirwan Suwarso, "Kita enggak pernah punya target. yang penting bisa menghibur orang. Enggak usah muluk-muluk lah yang penting seniman bisa berkarya dan karyanya bisa dinikmati orang," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓