Anak Diancam Akan Dibunuh, Ruben Onsu: Kamu Memancing Singa Tidur

Oleh Sapto Purnomo pada 06 Nov 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 06 Nov 2020, 13:00 WIB
[Fimela] Ruben Onsu
Perbesar
Ruben Onsu (Youtube/ SIKOPAT CHANNEL)

Liputan6.com, Jakarta Ruben Onsu mengaku geram dengan warganet yang mengancam akan membunuh anaknya, Thalia Putri Onsu. Padahal selama ini, Ruben Onsu dan keluarga tidak pernah mengganggu ataupun mengusik siapapun termasuk pelaku pengancaman.

Untuk itu, Ruben Onsu akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Ia ingin sekali melihat langsung wajah pelaku dan menjebloskannya ke penjara.

"Pokoknya pelaku tunggu aja kita segera berjumpa. Kamu memancing singa tidur," kata Ruben Onsu,  di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2020).

2 dari 4 halaman

Tak Ada Maaf

[Fimela] Ruben Onsu
Perbesar
"Kalo pak Subekti ini pertama kali ngajarin untuk main sinetron dan ngasih kepercayaan saya di mana waktu itu kan bintangnya tu langsung diajak main. Saya langsung lawan mainnya Lydia Kandou, sama Meriam Belina. Jadi om Bekti ini yang ngasih kepercayaan sama saya," ujarnya. (Instagram/ruben_onsu)

Tak ada kata maaf bagi Ruben buat orang yang telah mengusik anaknya. Meskipun merengek meminta ampun dan maaf kepadanya, Ruben Onsu ingin pelaku pengancaman mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Jadi sekarang ini sudah tidak ada ampun. Saya bertindak tegas, mau keluarga lu, mau siapapun ngerengek-ngerek nggak ada urusan sama gue," ujar Ruben Onsu.

3 dari 4 halaman

Beri Kejutan

Ruben Onsu
Perbesar
[Foto: Instagram Ruben Onsu]

Ruben Onsu akan membuat menyesal pelaku karena telah mengancam anaknya. Yang pasti akan ada kejutan yang ia berikan kepada pelaku bilan nantinya tertangkap.

"Intinya gue nggak ngebunuh lu, tapi gue mau foto bareng sama lu. Ya pokoknya ada kejutan-kejutan lah," kata Ruben lagi.

4 dari 4 halaman

Efek Jera

[Fimela] Ruben Onsu
Perbesar
Ruben Onsu (Youtube/Luna Maya)

Suami Sarwendah kembali menegaskan, bahwa ancaman pembunuhan adalah sesuatu yang serius dan perlu ditindaklanjuti. Ia mau memberi efek jera agar hal itu tidak terulang lagi di kemudian hari.

"Jadi siapapun yang menghina, saya yakin mungkin dia tidak punya orangtua, tapi ada keluarganya yang mestinya memantau. Kita berpikir panjang mau menghina orang lain. Dia sudah membuat gores hati orangtua dari anak-anak saya," ujarnya.

Lanjutkan Membaca ↓