6 Film Pilihan Ernest Prakasa Saat di Rumah Aja Covid-19, dari Horor Hingga Tembak-tembakan

Oleh Wayan Diananto pada 03 Agu 2020, 13:40 WIB
Diperbarui 03 Agu 2020, 13:40 WIB
Ernest Prakasa. (Foto: Instagram @ernestprakasa)
Perbesar
Ernest Prakasa. (Foto: Instagram @ernestprakasa)

Liputan6.com, Jakarta Ernest Prakasa legawa dengan keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menahan laju wabah Covid-19. Ernest Prakasa mengajak masyarakat tetap di rumah saja kecuali ada urusan amat penting atau harus kerja.

Menurutnya, kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dapat menekan pertambahan kasus infeksi. Diakui Ernest Prasaka, berminggu-minggu di rumah saja bikin bosan.

Selain kerja dan olahraga di rumah, Ernest Prakasa menilai menonton film efektif mengusir jenuh. Bintang film Cek Toko Sebelah dan Susah Sinyal merekomendasikan enam film ringan berkualitas yang bikin suasana di rumah jadi lebih seru. Apa saja? 

2 dari 7 halaman

1. Underwater

Poster Underwater. (Foto: IMDb/ TSG Entertainment)
Perbesar
Poster Underwater. (Foto: IMDb/ TSG Entertainment)

Underwater yang bergenre fiksi ilmiah dengan selubung horor ini jadi pilihan Ernest Prakasa saat di rumah saja. Kristen Stewart didapuk sebagai pemeran utama.

“Ia muncul sejak menit awal dengan performa konsisten. Underwater mampu mempertahankan tensi ketegangan hingga menit akhir,” urai Ernest Prakasa. Menyapa pencinta film di bioskop awal 2020, Underwater layak ditonton ulang saat di rumah saja.

3 dari 7 halaman

2. The Old Guard

Poster The Old Guard. (Foto: IMDb/ Netflix)
Perbesar
Poster The Old Guard. (Foto: IMDb/ Netflix)

Karya sineas Gina Prince-Bythewood ini ramai dibahas warganet karena menyedot 72 juta atensi lebih dalam hitungan hari. Pencapaian ini menempatkannya di posisi keenam dalam daftar film Netflix paling ditonton.

“Dibintangi Charlize Theron, Marwan Kenzari, dan Luca Marinelli. Film ini bertumpu pada empat tokoh yakni Andy, Booker, Joe, dan Nicky,” terang Ernest Prakasa kepada Showbiz Liputan6.com via telepon, baru-baru ini. The Old Guard karya sutradara wanita kulit hitam pertama yang meledak di Netflix. 

4 dari 7 halaman

3. Bad Boys For Life

Poster Bad Boys for Life. (Foto: IMDb/ Columbia Pictures)
Perbesar
Poster Bad Boys for Life. (Foto: IMDb/ Columbia Pictures)

Duet maut Will Smith dan Martin Lawrence masih jadi daya tarik yang efektif mendatangkan dolar dari seluruh dunia. Sukses lewat Bad Boys (1995) dan Bad Boys II (2003), keduanya reuni lewat Bad Boys For Life yang di luar dugaan memuncaki box office awal tahun ini.

Pendapatan kotor karya sineas Adil El Arbi dan Bilall Fallah ini tak main-main, yakni 419 juta dolar AS atau 5,8 triliun rupiah. Ernest Prakasa menyebut Bad Boys For Life salah satu film paling menghibur tahun ini. Ritmenya dinamis, alurnya mudah diikuti.

5 dari 7 halaman

4. Extraction

Poster Extraction. (Foto: IMDb/ Netflix)
Perbesar
Poster Extraction. (Foto: IMDb/ Netflix)

Sineas Joe dan Anthony Russo yang mendunia lewat Avengers Infinity War serta Avengers Endgame kini duduk di kursi produser untuk proyek penuh aksi Extraction.

Film berbiaya 65 juta dolar AS atau sekitar 900 miliar rupiah ini direkomendasikan Ernest Prakasa sebagai tonton ringan, seru, berkualitas saat di rumah saja. Sebagai film petualangan aksi, menurut Ernest Prakasa, Extraction terasa solid sekaligus memuaskan.

6 dari 7 halaman

5. Knives Out

Poster Knives Out. (Foto: IMDb/ Lionsgate)
Perbesar
Poster Knives Out. (Foto: IMDb/ Lionsgate)

“Salah satu film dengan naskah ciamik pada tahun 2019,” Ernest Prakasa mengomentari Knives Out karya Rian Johnson. Durasi lebih dari 2 jam tak membuat Ernest Prakasa bosan.

Ini berkat kegeniusan Rian Johnson mempertahankan selubung misteri pembunuhan Harlan Thrombey (Christopher Plummer) yang mengguncang di awal film. Belum lagi performa Daniel Craig, Ana de Armas, Chris Evans, hingga Jamie Lee Curtis memesona.

7 dari 7 halaman

6. The Invisible Man

Poster The Invisible Man. (Foto: IMDb/ Universal Pictures)
Perbesar
Poster The Invisible Man. (Foto: IMDb/ Universal Pictures)

Salah satu kuda hitam dari jagat sinema monster ini di luar dugaan kebanjiran kritik positif. Tak heran jika Ernest Prakasa menjadikan The Invisible Man salah satu tontonan favorit selama di rumah saja.

Ernest Prakasa menyebut, The Invisible Man memperlihatkan hasil kerja keras Leigh Whannell sebagai penggagas ide, penulis skenario, sekaligus sutradara.

Lanjutkan Membaca ↓