Lewat Hoax Video Skandal, Syahrini Ingin Dijatuhkan oleh Seorang Oknum

Oleh Sapto Purnomo pada 28 Mei 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 31 Mei 2020, 00:37 WIB
Syahrini. (Foto: Instagram @princessyahrini)

Liputan6.com, Jakarta Polisi berhasil menangkap pemilik akun @danunyinyir99, yang menyebarkan hoax video skandal Syahrini di media sosial. Dalam penangkapannya itu, polisi mengamankan rekening tabungan serta smartphone milik pelaku yang bernama Marta Sari.

Aisyahrani, adik kandung sekaligus manager Syahrini memantau terus perkembangan kasus yang dilaporkan kakaknya. Ternyata setelah mengetahui isi chat pelaku, banyak pihak yang ingin menjatuhkan Syahrini dengan berbagai macam cara, salah satunya lewat hoax video skandal.

"Saya sudah melihat percakapan dari pelaku lewat whatsApp dan DM Instagram. Saya kaget, karena yang bercakap-cakap dengan pelaku banyak sekali," kata Aisyahrani, ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (28/5/2020).

2 dari 4 halaman

Dikenal

Syahrini. (Foto: Instagram @princessyahrini)
Syahrini. (Foto: Instagram @princessyahrini)

Dari percakapannya para pelaku, ternyata ada beberapa orang yang Aisyarani kenal. Namun sayangnya Aisyahrani enggan membeberkannya.

"Bahkan, ada beberapa orang yang saya kenal dan mungkin publik juga kenal," ucap Aisyahrani.

3 dari 4 halaman

Dibayar

[Bintang] Syahrini - Aisyahrani
Hut SCTV ke-28 (Adrian Putra/bintang.com)

Selain itu Aisyahrani menjelaskan, setiap yang menyebarkan hoax video Syahrini akan mendapatkan uang dan informasi untuk menjatuhkan nama baik kakaknya.

"Jadi menurut saya, akun ini ada dalam sebuah lingkaran atau jaringan, ada akun @danunyinyir99, ada akun ini, ini. Belum lagi pelaku punya rekening kan. Mengapa saya bilang ada di dalam sebuah lingkaran," jelasnya.

4 dari 4 halaman

Konspirasi

Syahrini (Foto: Instagram)
Syahrini kenakan hijab dan gamis selama berada di Tanah Suci (Foto: Instagram)

Meski proses kasusnya masih panjang, namun Aisyahrani akan mengawal terus perkembangannya. Ia juga menganggap ini adalah sebuah konspirasi.

"Jadi kesimpulannya penyidikan akan panjang karena banyak nama di dalam situ kan. Kesimpulan saya, ini konspirasi yang lagi hits. Itu aja," pungkas Aisyahrani.

Lanjutkan Membaca ↓