Roy Kiyoshi Tertangkap Kasus Narkoba, Warganet: Kok Enggak Bisa Diterawang?

Oleh Ratnaning Asih pada 07 Mei 2020, 21:49 WIB
Diperbarui 08 Mei 2020, 06:02 WIB
Roy Kiyoshi
Perbesar
Hanya beberapa menit setelah berita ini dipublikasikan, nama Roy Kiyoshi telah masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia. (Liputan6.com/roykiyoshi)

Liputan6.com, Jakarta - Roy Kiyoshi diciduk pihak kepolisian pada hari ini, Kamis (7/5/2020). Hal ini rupanya berkaitan dengan dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

Berita mengenai Roy Kiyoshi sudah mulai dipublikasikan oleh media massa. Alhasil, warganet pun mulai membicarakan mengenai kabar ini.

Bahkan hanya beberapa menit setelah kabar ini dipublikasikan, nama Roy Kiyoshi telah masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia. Saat artikel ini ditulis, namanya masuk dalam urutan ke-9.

2 dari 4 halaman

Kaget

Roy Kiyoshi
Perbesar
Roy Kiyoshi [foto: instagram/roykiyoshi]

Sebagian besar warganet merasa kaget dengan berita tertangkapnya Roy Kiyoshi.  

"Lmao roy kiyoshi, did he really get arrested?" tutur @ncityloveme.

"Semua bisa terjerat narkoba termasuk roy kiyoshi," @wahyu_dikabul. 

3 dari 4 halaman

Warganet Heran

[Fimela] Roy Kiyoshi
Perbesar
Roy Kiyoshi (Nurwahyunan/Fimela.com)

Ada juga sejumlah warganet yang berkomentar mengapa Roy Kiyoshi tak bisa memperkirakan hal ini sebelumnya. Maklum, selama ini ia dikenal sebagai sosok yang mengklaim bisa menerawang masa depan.

"Apa roy kiyoshi nga bisa ramal dia ditangkap," tutur @RDTNDR.

"Emang roy kiyoshi gapake ilmunya buat ngebaca bakalan di grebek?" ujar @akbar_amarullah.

"Roy Kiyoshi ditangkap gara gara narkoba? Katanya dia bisa nerawang masa depan,kok nggak diterawang aja tempat yang aman mana, terus polisi Dateng jam berapa," kata @MitnickAhmed.

4 dari 4 halaman

Besok Dirilis

Seperti telah diberitakan sebelumnya, informasi awal penangkapan Roy Kiyoshi muncul lewat foto dirinya bersama sejumlah petugas dengan pakaian APD.

Saat ini diketahui bahwa Roy Kiyoshi tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak Satnarkoba Polres Jakarta Selatan. "Iya, sementara masih diperiksa oleh sat narkoba polres. Besok insyaallah dirilis," kata Kapolres Jakarta Selatan, Budi Sartono.

 

Lanjutkan Membaca ↓