Ayah Nikita Willy Sudah 5 Kali Operasi Jantung Sebelum Meninggal

Oleh Sapto Purnomo pada 06 Mei 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 06 Mei 2020, 17:30 WIB
[Fimela] Nikita Willy
Perbesar
Ayah Nikita Willy sudah lama menderita penyakit jantung dan kerap keluar masuk rumah sakit. (Adrian Putra/Fimela.com)

Liputan6.com, Jakarta Henry Willy Syam ayah kandung Nikita Willy meninggal dunia akibat penyakit jantung, Rabu (6/5/2020). Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, ayah Nikita Willy sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa hari di rumah sakit karena kondisinya memburuk.

Yora Febrine ibunda Nikita Willy menjelaskan, Henry Willy Syam sudah lama menderita penyakit jantung dan kerap keluar masuk rumah sakit.

"Sudah dua hari masuk rumah sakit," kata Yora Febrine saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).

2 dari 4 halaman

5 Kali Operasi

Meninggal Dunia, Ini 5 Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya
Perbesar
Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya (sumber: Instagram.com/azofrangga)

Sebelum meninggal dunia, kata Yora, ayah Nikita Willy sudah berberapa kali menjalani operasi terkait penyakit jantung yang dideritanya.

"Sakit jantung, gula, sudah lama. Jantung kan sudah lima kali di-ring," kata Yora.

3 dari 4 halaman

Telah Dimakamkan

Meninggal Dunia, Ini 5 Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya
Perbesar
Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya (sumber: Instagram.com/delciareznikforever)

Kini jenazah ayahanda Nikita Willy sudah dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur. Pemakaman dilakukan dengan mengikuti prosedur pemakaman Corona Covid-19, meskipun ayah Nikita Willy telah dinyatakan negatif mengidap virus tersebut.

"Hasil Covid-nya negatif, tapi karena sekarang musim Corona, katanya akan menggunakan standar Covid pemakamannya kita ikutin aja," kata Yori.

4 dari 4 halaman

Prosedur Pemerintah

Meninggal Dunia, Ini 5 Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya
Perbesar
Potret Kenangan Nikita Willy Bersama Ayahnya (sumber: Instagram.com/marini_love03)

Jenazah juga tak dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku.

"Enggak dibawa ke rumah duka. Jenazahnya langsung dimakamkan di Pondok Rangon. Sekarang standarnya seperti itu," lanjutnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓