Penyanyi Folk Music John Prine Mengidap Corona Covid-19, Kondisinya Kritis

Oleh Ruly Riantrisnanto pada 30 Mar 2020, 13:48 WIB
Diperbarui 30 Mar 2020, 13:48 WIB
John Prine
Perbesar
John Prine. (Sumber: AP)

Liputan6.com, Jakarta - John Prine, penyanyi bergenre folk yang namanya cukup dikenal di Amerika Serikat, saat ini tengah dalam kondisi kritis. Pihak keluarga menyampaikan bahwa John terjangkit Covid-19 akibat virus Corona baru.

Dikabarkan bahwa John Prine mulai dirawat di rumah sakit sejak Kamis (26/3/2020). Sayangnya, kondisi John hingga kini semakin memburuk sejak Sabtu (28/3/2020) lalu.

"Setelah muncul gejala COVID-19 tiba-tiba, John dirawat di rumah sakit Kamis. Ia diintubasi Sabtu malam dan terus mendapatkan perawatan. Namun kondisinya kini kritis," ujar pihak keluarga John Pine dalam cuitan di Twitter.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Sulit Diungkap

Pihak keluarga juga mengakui bahwa mereka sebenarnya agak berat untuk mengungkapkan kabar ini. Namun, mereka sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat, terutama para penggemar.

"Hal ini sulit kami ungkapkan, tapi kalian sudah mendukung dan menyayangi John selama bertahun-tahun. Kami ingin kalian tahu, dan memberi kesempatan untuk terus menyampaikan ungkapan kasih sayang serta dukungan kepadanya saat ini," lanjut pihak keluarga.

"Kami harap kalian tahu kami sangat menyayangi kalian, dan John juga merasakan hal yang sama," pungkas mereka.

3 dari 5 halaman

Istri dan Manajer

Tak hanya John Prine, sebelumnya beredar kabar bahwa istri sekaligus manajernya, Fiona Whelan Prine, telah dinyatakan positif terjangkit virus Corona baru. Fiona sempat mengungkap bahwa dirinya dikarantina secara terpisah dari suaminya.

4 dari 5 halaman

Mengidap Kanker

John Prine yang kini berusia 73 tahun, sempat divonis mengidap kanker paru-paru pada 2013 lalu. Alhasil, sebagian paru-parunya pun harus diangkat.

5 dari 5 halaman

Mempengaruhi Suara

Sayangnya, operasi tersebut memberi pengaruh yang sangat besar terhadap suara John. Namun, ia tetap konsistem dalam bermusik sekaligus menjalani tur. Sebelum menderita Covid-19, John dijadwalkan untuk tampil dalam tur yang digelar Mei 2020.

Lanjutkan Membaca ↓