Anne Avantie Geram Namanya Dicatut untuk Penipuan Donasi Corona

Oleh Liputan6.com pada 30 Mar 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 30 Mar 2020, 08:00 WIB
[Bintang] Anne Avantie

Liputan6.com, Jakarta Anne Avantie beberapa waktu lalu menjadi pusat perhatian publik. Ini karena niat baiknya membantu mengatasi krisis stok Alat Perlindungan Diri (APD) para petugas medis yang berada di garda depan penanganan pasien virus Corona Covid-19. 

Namun hal ini justru dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab yang membuka donasi bodong. Sang pelaku mencatut nama Anne Avantie agar orang mudah percaya. 

Hal itu diketahui dari unggahan Anne Avantie pada Sabtu (28/3) lalu.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Minta Donasi

Nama Anne Avantie dicatut. (Instagram/ anneavantieheart)
Nama Anne Avantie dicatut. (Instagram/ anneavantieheart)

Dalam sebuah tangkapan layar yang dibagikan Anne, pelaku dengan akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya menghubungi sejumlah orang.

Sang pelaku meminta donasi kepada orang-orang yang ia hubungi.

3 dari 5 halaman

Bukan Dirinya

Anne Avantie. (Foto: Instagram @annaavantieheart)
Anne Avantie. (Foto: Instagram @annaavantieheart)

Lewat Instagram-nya, Anne menegaskan bahwa itu bukan dirinya dan ia tak pernah meminta donasi secara pribadi. 

"Saya Anne Avantie tidak pernah meminta-minta kepada perorangan tetapi ada di setiap postingan tertera nomer rekening di bio/data di profile saya," tulis sang desainer kondang ini.

 

4 dari 5 halaman

Lapor Polisi

Anne dengan tegas umumkan sosok di balik penipuan ini. Ia juga sudah melaporkan pada pihak yang berwajib. "Orang tersebut melakukan penggalangan dana 'Peduli APD' yang mengaku saya Anne Avantie dan sudah saya laporkan kepada yang berwajib," tulis Anne. 

5 dari 5 halaman

Tak Berperikemanusiaan

Bagi desainer yang biasa dipanggil 'Bunda' ini, penipuan tersebut sangat tidak manusiawi. "Dengan sangat menyesal, niat baik ini dinodai oleh orang-orang yang tidak berperikemanusiaan," pungkasnya.

 

(Tantri Dwi Rahmawati/ Kapanlagi.com)

Lanjutkan Membaca ↓