Lockdown di Inggris, Angie Virgin: London Berubah Jadi Kota Hantu

Oleh Zulfa Ayu Sundari pada 28 Mar 2020, 10:00 WIB
Diperbarui 28 Mar 2020, 10:00 WIB
Angie Virgin
Perbesar
Angie Virgin (Herman Zakharia/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini Inggris telah resmi di-lockdown demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Artis Angie Virgin adalah salah satu WNI di Inggris yang secara langsung merasakan dampak lockdown di negeri kerajaan tersebut.

Kepada wartawan, Angie Virgin mengabarkan kondisi terkini London di tengah situasi lockdown. Menurutnya, saat ini setiap sudut tempat terasa benar-benar sepi.

"Kantor-kantor dipaksa tutup. Hanya boleh satu sampai dua orang yang ke kantor bila ada yang emergency dan tidak bisa dilakukan di rumah," kata Angie Virgin saat dihubungi pada Jumat (27/3/2020).

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Masih ke Kantor

Angie Virgin
Perbesar
Angie Virgin dan Habibie Syaaf (Sumber: Instagram/bb_safe)

Sayangnya, di awal-awal lockdown, perusahaan tempat Angie Virgin bekerja belum bisa menerapkan peraturan itu sepenuhnya. Untuk diketahui, Angie adalah seorang akuntan di UK Lawfirm.

"Iya jadi aku ngalamin tuh bolak balik pas detik-detik lockdown. Central London berubah jadi ghost town, sepi banget, gedung-gedung tinggi perusahaan besar, semua kosong," kata bintang film Virgin ini mendeskripsikan.

3 dari 4 halaman

WFH

[Bintang] Angie Virgin
Perbesar
Angie Virgin (dok. Pribadi)

Namun kini, artis berusia 36 tahun itu akhirnya bisa menjalani hari cukup tenang karena sudah mulai bekerja dari rumah. Sama seperti masyarakat lainnya, ia tak akan keluar bila tak ada hal mendesak.

"Aku sudah enggak keluar rumah lagi. (kalau mau ke luar) Tidak ada surat, cuma polisi yang jaga akan nanya tujuan dan mau ke mana. Ini negara CCTV jadi mereka bisa kontrol gerakan kita di luar. Sekarang kerja di rumah, pekerjaan accounting-ku 80 persen dilakukan di rumah," jelas istri Habibi Syaaf, petugas kepolisian di Inggris.

4 dari 4 halaman

Aksi Solidaritas

Di Inggris juga baru saja menggelar aksi solidaritas untuk menyemangati garda terdepan dari upaya memerangi virus Corona ini. Hal ini membuat Angie Virgin terharu dan senang.

"Tadi malam kita keluar depan rumah untuk tepuk tangan buat dokter dan perawat buat semangatin mereka. Berasa kebersamaannya, kita tetangga jadi lebih ramah dan nawarkan bantuan," tuturnya.

"Work from Home juga bisa. Aku orang rumahan, suka di rumah jadi enggak masalah, cuma lebih repot aja karena banyak gangguan dari anak dan suami yang lapar melulu," Angie Virgin menandaskan.

Lanjutkan Membaca ↓