Untuk ke-4 Kalinya Lady Gaga Gunakan Aksesoris Milik Desainer Rinaldy Yunardi

Oleh Meiristica Nurul pada 02 Mar 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 02 Mar 2020, 09:00 WIB
Lady Gaga (Foto: Istimewa/rinaldyyunardi)

Liputan6.com, Jakarta Lady Gaga dikenal sebagai salah satu selebritas Hollywood yang tampil tak biasa. Ia kerap menggunakan gaya busana maupun aksesori yang unik dan tak dipakai orang lain.

Begitu pun saat Lady Gaga membuat video musik untuk single terbarunya berjudul "Stupid Love". Ia memilih pakaian yang cukup minim.

Sementara untuk aksesori, Lady Gaga memilih mengenakan desainer dari Indonesia, yaitu milik Rinaldy Yunardi. Seperti diketahui, banyak selebritas Hollywood yang juga sudah memakai hasil rancangannya.

2 dari 6 halaman

Keempat Kalinya

Lady Gaga (Foto: Instagram/@rinaldyyunardi)
Lady Gaga (Foto: Instagram/@rinaldyyunardi)

Diakui Rinaldy Yunardi, ini bukan kali pertama Lady Gaga memakai desainnya untuk aksesori.

"Untuk video musik ini merupakan desain aku keempat yang dipakai Lady Gaga," terang Rinaldy kepada Liputan6.com melalui pesan singkat, Sabtu (29/2/2020).  

 

 

3 dari 6 halaman

Dari Bando hingga Kacamata

Lady Gaga (Foto: Instagram/@rinaldyyunardi)
Lady Gaga (Foto: Instagram/@rinaldyyunardi)

Dan untuk video musik ini, Lady Gaga tak hanya memesan satu aksesori saja.

"Pesanannya kali ini ada bando, topeng/visor yang juga bisa digunakan sebagai kacamata," lanjutnya.

4 dari 6 halaman

Terlihat Jelas

Dalam video musik tersebut, memang terlihat Lady Gaga menggunakan bando berwarna pink, serta topeng yang juga berfungsi sebagai kacamata.

5 dari 6 halaman

Pesanan Khusus

"Ini memang pesanan khusus dari pihak Lady Gaga. Mintanya warna pink, dan bahan transparan pelangi. Namun mereka tidak memberitahu untuk dipakai di acara apa. Dan pembuatannya hanya tiga minggu saja," sambung Rinaldy.

6 dari 6 halaman

Kesulitan

Meski hasil rancangannya telah dipakai banyak selebritas Hollywood, namun Rinaldy Yunardi tetap menemukan kesulitan dalam pembuatan aksesoris khusus untuk Lady Gaga ini.

"Kesulitannya hanya dalam desain agar sesuai apa yang diinginkan. Tapi amien tidak ada revisi karena waktu yang sangat singkat juga," paparnya.

Lanjutkan Membaca ↓