Ashraf Sinclair Meninggal, Putra Wulan Guritno Ingin Temani Noah

Oleh Surya Hadiansyah pada 26 Feb 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 26 Feb 2020, 19:00 WIB
BCL
Perbesar
London Abigail turut merasakan kesedihan yang dialami oleh putra Ashraf Sinclair.(Dok.Instagram/@bclsinclair/https://www.instagram.com/p/Bn3wcJ6FzpE/Komarudin)

Liputan6.com, Jakarta - Noah, putra Ashraf Sinclair dan Bunga Citra Lestari, begitu kehilangan ayahnya pada 18 Februari 2020 lalu. Kesedihan ternyata bukan hanya dirasa oleh Noah saja tapi juga salah satu temannya, London Abigail Dimitri, yang tak lain putra Wulan Guritno.

Maklum saja, putra mendiang Ashraf Sinclair dan London sempat satu sekolah, sehingga hubungan keduanya cukup dekat.

Saat mendengar Ashraf Sinclair meninggal dunia, London tak kuasa menahan air matanya. Wulan Guritno mengaku putranya menangis.

 

2 dari 6 halaman

Sempat Tak Percaya

Duka Bunga Citra Lestari di Pusara Ashraf Sinclair
Perbesar
Tangis Bunga Citra Lestari atau BCL saat pemakaman jenazah Ashraf Sinclair di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Selasa (18/2/2020). Ashraf Sinclair meninggal dunia pada usia 40 tahun diduga akibat serang jantung. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

"Mereka kenal. London sama Noah itu pernah sekolah bareng. Jadinya sebelum ada di berita (meninggalnya Ashraf Sinclair), saya udah tahu jam 5 pagi. Cuma nggak percaya," kata Wulan Guritno, di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2020).

 

3 dari 6 halaman

Diberitahu Suster

Duka Bunga Citra Lestari di Pusara Ashraf Sinclair
Perbesar
Bunga Citra Lestari atau BCL bersama anaknya Noah Sinclair duduk di samping makam Ashraf Sinclair di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Selasa (18/2/2020). Ashraf Sinclair mengembuskan napas terakhir pukul 04.51 WIB pagi tadi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

"Suster saya yang bilang karena susterku sama susternya Noah masih WA-an karena sekolah bareng itu kan," sambungnya.

 

4 dari 6 halaman

Tak Bisa Membayangkan

Putra Wulan Guritno itu turut merasakan kesedihan yang dialami oleh Noah Sinclair. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika ia yang mengalami hal itu.

"Jadi dia (London) dengar berita dari susternya dari orang sekitarnya, papanya Noah meninggal. Dia nangis di mobil waktu dengar karena mungkin dia membayangkan, tiba-tiba bapaknya, ibunya dipanggil nggak ada sama sekali dalam hidupnya gimana," tutur Wulan Guritno.

 

5 dari 6 halaman

Jenguk Langsung

Dari situ, putra Wulan Guritno itu meminta izin untuk menjenguk langsung Noah Sinclair. Wulan Guritno pun memberikan izin asal tidak bersamaan saat pengajian digelar di rumah BCL.

 

6 dari 6 halaman

Temani Main

"Dia ikut kepikiran sampai akhirnya satu hari dia ngomong sendiri (ingin bertemu Noah). Aku juga nggak pernah ngajak dia, kan rame tahlilan, kasihan. Tapi dia yang meminta sendiri terus aku bilang nanti setelah tahlilan tujuh hari kan nanti ada 40 hari. Karena nggak ramai, nggak ada teman-teman wartawan, jadi bisa fokus nemenin dia (Noah) main," tutup Wulan Guritno.

Lanjutkan Membaca ↓