Rizky Febian Sempat Trauma Setelah Ibunya Meninggal

Oleh Zulfa Ayu Sundari pada 08 Feb 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 08 Feb 2020, 12:00 WIB
Rizky Febian
Perbesar
Rizky Febian (Liputan6.com/IG/@rizkyfbian)

Liputan6.com, Jakarta - Rizky Febian melaporkan kematian ibunya, Lina Jubaedah ke Polrestabes Bandung beberapa waktu lalu. Setelahnya, polisi pun melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya Lina.

Hasilnya, mantan istri Sule ini diketahui meninggal karena sakit. Bukan karena ada zat beracun di tubuh, atau mengalami kekerasan fisik.

Setelah membuat laporan ke polisi, Rizky Febian mengaku mendapat tekanan dari banyak pihak. Anak sulung komedian Sule ini sempat merasa tersudut.

"Dengan umur Iky segini banyak banget tekanan dari mana-mana," kata Rizky Febian saat ditemui di Mbloc Space, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2020).

2 dari 5 halaman

Tak Banyak Bicara

Rizky Febia
Perbesar
Rizky Febian (Liputan6.com/IG/@rizkyfbian)

Selama kasus ini bergulir, ia memang tak banyak memberi keterangan kepada awak media. Itu lantaran penyanyi berusia 20 tahun ini takut salah bicara yang akhirnya akan memperkeruh keadaan.

3 dari 5 halaman

Trauma

[Bintang] Sule
Perbesar
Sule dan sang putra, Rizky Febian. (Instagram/rizkyfbian)

"Makanya kenapa Iky enggak mau membalas atau lari, tapi ditakutkan Iky jawab apa setelah ini judulnya dan ceritanya beragam. Nuhun karena kan ini masalah pribadi," papar Rizky Febian.

"Kenapa bungkam? Karena banyak ketakutan dan trauma. Takut judul-judul seakan-akan memanaskan segala macam. Apalagi yang dimainkan adalah almarhumah. Kasihan," sambungnya.

4 dari 5 halaman

Tenang

Meski begitu, Rizky Febian sudah lebih tenang dengan hasil autopsi jasad ibunya. Kini ia yakin bahwa memang tak ada kejanggalan dari kematian wanita paling dicintainya itu.

5 dari 5 halaman

Jujur

"Yang terpenting saya jujur apa adanya. Mau ngomong, saya baik-baik saja. Justru saya senang. Tidak ada yang dirugikan. Tidak ada yang dituduh. Bahkan ya alhamdulillah baik-baik saja. Untuk menghindari suuzon itu," ia mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓