Betrand Peto Diancam dengan Kalimat Seram, Ruben Onsu Ketakutan

Oleh Sapto Purnomo pada 28 Jan 2020, 18:10 WIB
Diperbarui 28 Jan 2020, 18:10 WIB
Ruben Onsu Tak Terima Foto Betrand Peto Diedit Berkepala Binatang, Ini 7 Potret Kedekatannya

Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu tak main-main melaporkan beberapa pemilik akun, yang telah mem-bully dan mengancam putranya, Betrand Peto. Diakui Ruben, anak angkatnya itu mendapat ancaman yang cukup sadis.

Salah satu pemilik akun menuliskan kalimat yang menyeramkan, dia akan melukai tubuh Betrand Peto. Sayangnya, Ruben Onsu tak mau menjelaskan secara detail nama pemilik akun tersebut.

"Dia (pemilik akun) mau ngebelek perut Betrand," ujar Ruben Onsu, ditemui usai pemeriksaan kasus bully Betrand Peto, di Polda Metro Jaya, Selasa (28/1/2020).

 

2 dari 7 halaman

Takut Membacanya

Ruben Onsu bersama anak angkatnya, Betrand Peto (Foto: Instagram/@betrandpeto)
Ruben Onsu bersama anak angkatnya, Betrand Peto (Foto: Instagram/@betrandpeto)

Di antara sekian banyak akun yang dilaporkan, ini adalah salah satu akun yang memberi ancaman sadis pada Betrand Peto. Bahkan Ruben Onsu mengaku takut saat membacanya.

 

3 dari 7 halaman

Bikin Ngeri

[Bintang] Ruben Onsu
"Mahal botol protein itu, bisa 5 juta. Gue mendingan makan telur, lu bayangin 5 juta. Dengan cara infus protein juga ada kalau nggak salah. Ya mendingan gue secara normal aja. Maunya normal-normal aja makan telor 9," lanjutnya. (Nurwahyunan/Bintang.com)

‎"‎Dari salah satu pemilik account dan dia paling galak, paling ngeri buat saya," lanjut Ruben Onsu.

 

4 dari 7 halaman

Pasal 27 Ayat 3 UU ITE

Atas perbuatan tidak menyenangkan melalui media sosial, Minola Sebayang, sebagai kuasa hukum Ruben Onsu dan Betrand Peto menggunakan pasal 27 ayat 3 UU ITE.

 

5 dari 7 halaman

Hukuman 4 Tahun Penjara

"Ancaman hukuman empat tahun ke atas. Lalu ada pengancaman pasal 45 melalui ITE," papar Minola Sebayang.

 

6 dari 7 halaman

Menunggu Perkembangan

Setelah melaporkan, Ruben Onsu kini tengah menunggu, dan memantau perkembangan kasusnya itu. Terpenting buat mereka, polisi sudah mengantongi data akun-akun tersebut.

 

7 dari 7 halaman

Polisi Sudah Kantong Data 

"Sudah ada beberapa akun yang terdata oleh polisi. Kita sekarang masing menunggu proses selanjutnya," kata Minola Sebayang.

 

Lanjutkan Membaca ↓