Daniel Mananta Jadi Vegetarian, Demi Lari Maraton di Dua Negara

Oleh Zulfa Ayu Sundari pada 05 Des 2019, 12:20 WIB
Diperbarui 05 Des 2019, 12:20 WIB
[Fimela] Daniel Mananta

Liputan6.com, Jakarta Daniel Mananta tengah menekuni olahraga maraton. Artis kelahiran Jakarta, 14 Agustus 1981, ini akan ikut acara maraton di dua negara, yaitu Jepang dan Jerman.

Agar sampai ke garis finis dengan baik, Daniel Mananta melakukan persiapan sejak dini. Salah satunya menjaga pola makan dengan menjadi vegetarian.

"Jadi ada perbandingan antara atlet yang vegetarian sama atlet yang makan daging. Dan ternyata performanya atlet vegan lebih bagus," ungkap Daniel Mananta di Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

2 dari 5 halaman

Tidak Mudah

Daniel Mananta.
Daniel Mananta (Sumber: Instagram/vjdaniel)

"Yang vegan malah memecahkan rekor atlet yang makan daging. Dan gue lagi nyobain banget untuk nanti maraton bulan Maret dengan menjadi vegan," ia menyambung.

Sudah dua minggu Daniel Mananta menjadi vegetarian demi kondisi fisik yang lebih prima. Diakuinya, tidak mudah menjadi vegetarian.

3 dari 5 halaman

Rutin Berlari

Daniel Mananta
Daniel Mananta (Sumber: Instagram/vjdaniel)

"Ya, jujur agak sulit karena untuk mencari makanan vegetarian enggak semudah itu. Tapi untungnya gue ada katering dan kebetulan katering ini support makanan gue (sebagai) vegetarian," jelasnya.

Selain menjadi vegetarian, Daniel Mananta melakukan aktivitas kebugaran. Salah satunya, rutin berlari.

4 dari 5 halaman

Target di Bulan Maret

Daniel Mananta
Daniel Mananta (Sumber: Instagram/vjdaniel)

"Karena maraton itu enggak kayak, oke minggu depan gue maraton, habis itu gue lari 42 km, itu lo pasti gagal. Jadi maraton itu targetnya ada di bulan Maret tapi latihannya dari sekarang," papar mantan VJ MTV ini kepada Showbiz Liputan6.com.

Daniel Mananta lantas mengungkap awal mulanya tertarik mengikuti lari maraton. 

5 dari 5 halaman

Inspirasi

[Fimela] Daniel Mananta
Daniel Mananta. (Daniel Kampua/Fimela.com)

Rupanya Daniel Mananta terinspirasi salah satu atlet penyandang disabilitas.

"Mereka ikutan maraton juga. Ada yang dipandu, ada yang pakai kursi roda, ada yang pakai tongkat. Inspirasi banget buat gue. Mereka menyelesaikan maraton (sejauh) 42 km. Jadi maksud gue, sekeren itu mereka," ia mengakhiri perbincangan.

 

Lanjutkan Membaca ↓