Agnez Mo Dihujat karena Tak Berdarah Indonesia, Anggun Buka Suara

Oleh Meiristica Nurul pada 28 Nov 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 28 Nov 2019, 07:00 WIB
Seksi, Gaya Agnez Mo Berkebaya Anne Avantie di Video Terbaru
Perbesar
Anggun, salah satu penyanyi yang sudah lebih dulu go internasional buka suara mengenai pernyataan Agnez Mo. (Instagram/agnezmo)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Agnez Mo tengah ramai dibicarakan, lantaran sempat membuat pernyataan saat diwawancarai Kevan Kenney dengan Build Series, di Amerika Serikat. Dalam sebuah video yang beredar, terdengar Agnez menyebutkan tak ada darah Indonesia pada tubuhnya.

Tentu saja, pernyataan tersebut membuat sebagian masyarakat Indonesia marah. Meski begitu, Agnez Mo tetap mendapat pembelaan.

Sebelumnya, Agnez Mo dibela Anji. Penyanyi berkepala plontos ini bahkan berbalas pesan langsung dengan Agnez lewat Instagram.

Tak sampai di situ saja, Anggun, salah satu penyanyi yang sudah lebih dulu go internasional buka suara. 

 

2 dari 5 halaman

Ingat Dirinya

Anggun Cipta (Foto: Instagram/@anggun_cipta)
Perbesar
Anggun Cipta (Foto: Instagram/@anggun_cipta)

Sebelum Agnez Mo diperlakukan seperti sekarang ini, Anggun lebih dulu pernah merasakannya. Hal itu diungkapkannya di Instagram Story, Rabu (27/11/2019).

"Saya dibilang : Jangan ngaku2 orang Indonesia, elo tuh orang Prancis!Dia dibilang : Malu sama negara ya sampai bilang nggak punya darah Indonesia sama sekali!" tulisnya. 

3 dari 5 halaman

Bingung

Anggun C Sasmi
Perbesar
Penampilan Anggun C Sasmi menghibur penonton pada acara Prambanan Jazz Festival 2019 di Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Minggu (7/7/2019). Tidak kurang dari 12 lagu dinyanyikan pemilik nama lengkap Anggun Cipta Sasmi ini bersama bandnya selama satu jam. (Fimela.com/Bambang E. Ros)

Anggun pun menjadi bingung, sebetulnya apa yang diingini masyarakat Indonesia. "Jadi yang penting apa dong, darah Indonesia atau Paspor Indonesia?" tambahnya.

 

4 dari 5 halaman

Ini yang Penting

Agar tidak terjadi keributan, Anggun pun memiliki solusinya. "Yang paling penting adalah belajar "Tidak menghakimi orang"," lanjutnya.

 

5 dari 5 halaman

Tak Repot

Sehingga, banyak orang tak perlu repot-repot memperdebatkan hal yang dianggapnya tak penting.

"Gitu aja repot," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓