Sinopsis Sinetron SCTV Cinta Karena Cinta Episode Selasa, 8 Oktober 2019: Jenar Bertemu Ningsih

Oleh Liputan6.com pada 08 Okt 2019, 19:20 WIB
Cinta Karena Cinta

Liputan6.com, Jakarta Cinta Karena Cinta malam ini tentangJenar melangkah sedih meninggalkan halaman rumah Mirza masih dalam kondisi kehujanan. Dan saat dia menghilang dari halaman rumah itu, di saat yang sama Mirza membuka pintu depan rumahnya.

Sementara itu sinetron Cinta Karena Cinta masih berlanjut. Terdengar suara geledek dan derasnya hujan, Ningsih tampak menatap keluar rumah dari jendela kamarnya sambil menangis. Ningsih bilang dia harus bertemu Mila, anaknya itu.

Di antara derasnya hujan, Jenar melihat Ningsih terduduk menangis di pinggir jalan. Ningsih tampak berdiri dan melangkah ke sisi lain jalanan. Jenar makin mengerutkan keningnya sambil berbisik, siapa perempuan itu?

Mila masuk ke dalam rumahnya tepat saat Jenar keluar dari kamar setelah dia ganti baju. Jenar bertanya apa Mila sudah makan. Mila kembali menjawab ketus dan bilang dia nggak lapar. Jenar terdiam.

 

Ikuti terus Cinta Karena Cinta....

 

2 of 3

Kafe-Kafe

Cinta Karena Cinta
Adegan sinetron Cinta Karena Cinta di SCTV (Dok Sinemart)

Mirza tiba di teras rumahnya dengan wajah kesal. Dia nggak menyangka makin lama hubungan Jenar sama Rama makin dekat saja. Dia memikirkan cara agar Jenar nggak terlibat lagi dalam masalah Ajeng.

Keesokan harinya Jenar pergi keluar rumah dan bilang dia mau ke kampus sama Mila. Tapi Jenar ternyata mendatangi kantor-kantor dan mencoba melamar pekerjaan. Dia juga mendatangi sejumlah kafe.

3 of 3

Hujan-Hujanan

Cinta Karena Cinta
Adegan sinetron Cinta Karena Cinta di SCTV (Dok Sinemart)

Mirza tampak bersandar di balik pohon. Dia berbisik, jangan-jangan Jenar beneran sakit lagi gara-gara kehujanan semalam. Dia kesal sendiri karena nggak nemuin Jenar dan membiarkan Jenar hujan-hujanan.

Jenar tampak di pinggir jalan.Di saat yang sama di seberang jalan tempat Jenar berdiri Ningsih juga muncul. Begitu mendengar Keisya kembali berteriak memanggil nama Jenar. Ningsih menatap ke arah suara Keisya.

 

Lanjutkan Membaca ↓