Armand Maulana Anggap Beda Ajang Pencarian Bakat di TV dan Secara Langsung

Oleh Aditia Saputra pada 03 Okt 2019, 19:20 WIB
Diperbarui 03 Okt 2019, 19:20 WIB
Armand Maulana

Liputan6.com, Jakarta Untuk menjadi musisi terkenal bisa dilakukan dengan mengikuti ajang pencarian bakat. Hal itulah yang dilakukan oleh vokalis Gigi, Armand Maulana yang terlibat di audisi talenta muda bertajuk Pucuk Cool Jam 2020. Di tahun penyelenggaraan kelima itu, Teh Pucuk Harum selaku penyelenggara mengusung tema Make The Journey Louder dan akan mengunjungi 7 wilayah di Indonesia.

Selain Armand Maulana, beberapa nama musisi juga terlibat. Mereka antara lain vokalis band Barasuara, Iga Massardi, dan Bisma Karisma, mantan personel SM*SH.

Armand Maulana mengaku sangat antusias ketika dipercaya sebagai juri. Terlebih, pengalamannya sebagai juri ajang pencarian bakat bernyanyi di televisi pun membuatnya sangat tertarik untuk menjuri penampilan band yang tampil secara live di atas panggung.

"Yang jelas karena kebetulan saya jadi juri di beberapa tv besar, itu banyak banget youtuber ikutan yang udah jutaan viewers-nya, tapi ketika mereka masuk dengan live mereka akhirnya hilang keberaniannya. Tampil live emang beda, ada monitor, ada lampu, ada orang, itukan semua teknis yang berbeda," ujar Armand Maulana saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2019).

 

 

<p><strong>* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.woi.liputan6.android" rel="nofollow">download aplikasi</a> terbaru Liputan6.com <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.woi.liputan6.android" rel="nofollow">di tautan ini</a>.</strong></p>

2 dari 3 halaman

Penilaian

Armand Maulana
Armand Maulana menjadi salah satu juri di ajang Pucuk Cool Jam 2020 (Akrom Sukarya/Kapanlagi.com)

Untuk penilaiannya, suami Dewi Gita itu akan lebih memfokuskan kepada penampilan apik secara musikalitas. Sementara itu, Iga Massardi menambahkan, hal yang nantinya perlu diperhatikan oleh pada peserta adalah kemampuan mengendalikan panggung sehingga bisa tampil maksimal tanpa terlihat egonya masing-masing personel. 

"Yang jelas kalau saya klise, (band) yang kreatif dan keren. Tapi kalau menurut saya ini semacam miniatur dari industri musik itu sendiri," papar Armand Maulana.

"Saya tak cuma melihat chemistry di atas panggung, tapi gimana mereka dapat beraksi di atas panggung, semua harus balence dalam konteks harmoni. Jadi kalau teknis udah pasti, tapi gue ngelihat untuk solid nggak mereka di atas panggung," tambah Iga Massardi.

 

3 dari 3 halaman

Pendaftaran

Pucuk Cool Jam
Pucuk Cool Jam 2020 (Daniel Kampua/Fimela.com)

Untuk dapat dinilai langsung oleh para musisi yang sudah memiliki jam terbang seperti Armand Maulana, Iga Massardi, dan Bisma Karisma, para peserta harus terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui digital audition yang sudah dibuka sejak 2 September sampai 31 Oktober 2019.

Setelah melewati tahap digital audition, berikutnya 20 peserta grup band dan ekstrakulikuler yang bertanding dalam kategori performing art akan tampil di babak audisi road to Pucuk Cool Jam 2020 selama bulan November 2019. Proses penjuriannya di babak ini sendiri dilakukan oleh Music Director radio lokal dari wilayah masing-masing.

Lanjutkan Membaca ↓