Terungkap, Sebelum Meninggal BJ Habibie Mendapat Ciuman Anak dan Cucu

Oleh Liputan6.com pada 03 Okt 2019, 14:00 WIB
BJ Habibie

Liputan6.com, Jakarta - Presiden ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Kamis (12/9/2019). Jenazah BJ Habibie dikebumikan di slot 120, di samping sang istri, Hasri Ainun Besari yang berada di slot 121.

Dua minggu setelah BJ Habibie dimakamkan, trailer dan poster resmi film Habibie & Ainun 3 dirilis. Momen ini membuat putra sulung BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, terkenang momen ketika ayahnya menghadap Sang Khalik. Dengan mata berkaca, ia menyebut ayahnya berpulang dalam keikhlasan. 

“Maaf saya tadi tidak mampu melanjutkan wawancara karena emosi sedang tinggi,” ujar Ilham Akbar Habibie usai menyeka air matanya.

Kepada Showbiz Liputan6.com, Ilham Akbar Habibie menyebut BJ Habibie sangat dekat dengan anak serta cucu. “Visi Bapak, ia sama sekali tidak takut terhadap kematian. Ia senang dan sering berkhayal bertemu ibu di sana. Yang diperlukan menurut agama Islam ada (saat Bapak berpulang),” beri tahu Ilham Akbar Habibie di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

 

2 of 3

Suasana Cinta

Ilham Habibie
Putra almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie Ilham Akbar Habibie memberikan keterangan seusai menerima penyerahan anugerah Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia kepada almarhum BJ Habibie, di Jakarta (16/9/2019). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ia menggambarkan, hari itu seluruh anggota keluarga berkumpul di RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk mendoakan BJ Habibie.

“Bapak meninggal dalam suasana sangat cinta. Semua anggota keluarga satu per satu mencium Bapak untuk terakhir kali sampai akhirnya beliau meninggal. Bapak meninggal dalam ikhlas, saya bilang kepadanya jangan khawatir, kami ada dan bersatu,” kenang Ilham Akbar Habibie. Kala itu, BJ Habibie merespons dengan gerakan mata, wajah, dan tangan. Beberapa saat kemudian ia berpulang.

 

3 of 3

Pesan BJ Habibie

[Bintang] BJ Habibie
BJ Habibie (Galih W. Satria/Bintang.com)

“Saat itu kami tahu Bapak memahami. Saat itu kami yakin Bapak pergi dalam husnul katimah, dalam tenang,” sambung Ilham Akbar Habibie.

Ia pun berharap film Habibie & Ainun 3 bersama dua jilid pendahulunya senantiasa mengingatkan bangsa Indonesia tentang Habibie dan cinta sejati.

Ilham Akbar Habibie masih mengingat pesan sang ayah yang hingga kini membekas di benaknya. “Bapak bilang seorang pimpinan hanya berhasil jika generasi penerus lebih baik dari sebelumnya,” Ilham mengakhiri perbincangan. (Wayan Diananto)

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait