3 Cerita Pahit di Balik Film Once Upon A Time in Hollywood

Oleh Liputan6.com pada 28 Agu 2019, 15:00 WIB
Diperbarui 10 Des 2019, 16:10 WIB
Once Upon a Time in Hollywood ( © Sony Pictures Entertainment)

Liputan6.com, Jakarta Film Once Upon a Time in Hollywood resmi tayang di Indonesia sejak Sabtu (24/8/2019) menyusul penayangan di Amerika Serikat pada Juli lalu.

Once Upon a Time in Hollywood sendiri diceritakan terjadi di Los Angeles pada 1969 saat Hollywood mencapai era keemasan. Berkisah tentang Rick Dalton (Leonardo DiCaprio) dan Cliff Booth (Brad Pitt) yang memutuskan untuk bekerja sama di dunia layar lebar Hollywood. Ketegangan terjadi saat aktris ternama Hollywood, Sharon Tate (Margot Robbie) tewas.

 

Once Upon a Time in Hollywood diisi sejumlah nama kondang di industri perfilman. Mulai dari Quentin Tarantino yang mengarahkan dan menulis ceritanya. Ada juga Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio yang berkolaborasi untuk pertama kalinya dalam film ini. Sebelumnya, Quentin Tarantino sempat merilik Tom Cruise untuk memerankan Cliff Booth. Namun, peran ini jatuh ke tangan Brad Pitt.

Di balik gegap gempita oleh para pecinta film, ternyata terselip sejumlah kisah pahit di balik film Once Upon a Time in Hollywood. Apa saja? 

 

2 of 4

1. Tragedi Sharon Tate

Margot Robbie dalam Once Upon A Time in Hollywood (YouTube/  Sony Pictures Entertainment)
Margot Robbie dalam Once Upon A Time in Hollywood (YouTube/ Sony Pictures Entertainment)

Kisah Sharon Tate yang tewas dibunuh dalam Once Upon a Time in Hollywood bukanlah kisah fiksi. Berita kematian Sharon Tate pada 1969 sempat menggemparkan dunia. Pasalnya, aktris ini sedang naik daun di dunia Hollywood.

Sharon Tate ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Los Angeles. Padahal Sharon Tate tengah mengandung delapan bulan. Seorang pemimpin sekte sesat Charles Manson divonis sebagai tersangka pembunuhan Sharon Tate.

Di film, karakter ini diperankan oleh Margot Robbie. 

3 of 4

2. Diprotes Anak Bruce Lee

Once Upon A Time in Hollywood (© Sony Pictures Entertainment)
Once Upon A Time in Hollywood (© Sony Pictures Entertainment)

Once Upon a Time in Hollywood mengundang kekecewaan bagi putri Bruce Lee, Shanon Lee. Wanita ini menganggap ayahnya ditampilkan secara tidak layak di film tersebut. Dilansir dari The Warp, Shanon Lee merasa sedih karena ayahnya digambarkan sebagai sosok yang sok jagoan dan arogan.

"Di film ini, ia (Bruce Lee) dengan segala kesombongannya yang lebih dulu menantang Brad Pitt. Ini bukanlah dirinya yang sesungguhnya," ujar Shanon Lee.

4 of 4

3. Jelang Quentin Tarantino Pensiun

Brad Pitt, Leonardo DiCaprio, Quentin Tarantino, dan Margot Robbie dalam pemutaran perdana Once Upon a Time in Hollywood di Festival Film Cannes, 21 Mei 2019.
Brad Pitt, Leonardo DiCaprio, Quentin Tarantino, dan Margot Robbie dalam pemutaran perdana Once Upon a Time in Hollywood di Festival Film Cannes, 21 Mei 2019. (AP Photo/Petros Giannakouris)

Once Upon a Time in Hollywood merupakan film kesembilan yang disutradarai oleh Quentin Tarantino. Sebelumnya, Quentin Tarantino sudah menghasilkan berbagai film jempolan. Sebut saja Inglorious Basterds, Pulp Fiction, Reservoir Dogs, dan Kill Bill. 

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Quentin Tarantino menegaskan akan pensiun dari dunia perfilman Hollywood setelah filmnya yang kesepuluh. Pernyataan ini disampaikan secara langsung saat ia menghadiri konferensi Adobe Max pada November tahun lalu.

(Maria Advensiani/mgg)

Lanjutkan Membaca ↓