Kisah Miris Konser Westlife di Palembang

Oleh Liputan6.com pada 24 Agu 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 24 Agu 2019, 18:00 WIB
Konser Westlife Ajak Penonton Bernostalgia
Perbesar
Personel Westlife tampil dalam konser "Westlife - TheTwentyTour 2019" di ICE BSD, Tangerang, Selasa (6/8/2019). Konser Westlife yang terdiri dari personel Shane Filan, Nicky Bryne, Mark Feehily, dan Kian Egan berlangsung pada 6-7 Agustus 2019. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Liputan6.com, Jakarta - Westlife menggelar konser dunia bertajuk The Twenty Tour. Tidak hanya digelar di negara-negara Eropa, konser Westlife ini juga digelar di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Tidak tanggung-tanggung Westlife menggelar konser di empat kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Palembang, Magelang, dan Semarang.

Konser Westlife yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang pada Minggu (18/8/2019), menyisakan cerita miris. Diketahui, beberapa pihak yang memiliki kekuasaan meminta kursi VIP secara gratis.

Cerita miris ini tertulis pada unggahan akun Instagram event organizer Musievent pada Senin (19/8/2019). Dalam unggahannya tersebut, Musievent menuliskan bahwa Palembang belum bisa menjadi tempat bersahabat untuk menggelar konser berskala internasional. Termasuk di antaranya adalah Westlife.

"Kesimpulannya, Palembang mungkin belum menjadi tempat yang bersahabat bagi penyelenggara konser internasional seperti ini di karenakan banyak oknum-oknum yang masih tidak menghargai proses penjualan tiket yg notabene itu adalah sumber penghasilan promotor utk membayar artist yang wah + produksi yang wah," tulis Musievent di media sosial. 

2 dari 2 halaman

Ingin Kursi Khusus

[Fimela] Konser Westlife 2019 di Jakarta
Perbesar
(Bambang E.Ros/Fimela.com)

Seperti yang ditulis oleh Musievent, orang-orang ini menginginkan keistimewaan ketika menonton konser Westlife. Selain tiket gratis, mereka juga menginginkan kursi khusus dan dikawal saat masuk ke tempat konser.

"Ada yang mau antrian beda lah, kursi khusus lah, minta kawal kedalam lah, seperti tidak bisa menjadi orang biasa untuk semalam saja ;p sedangkan kami dituntut untuk memberikan show management terbaik pada malam itu," tulis Musievent.

(Maria Advensiani/mgg)

Lanjutkan Membaca ↓