Tak Mau Rugi, Robby Purba Rayakan HUT ke-71 RI dengan Lomba Ini

Oleh Liputan6.com pada 17 Agu 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 20 Agu 2019, 19:16 WIB
Robby Purba (Foto: Instagram)

Liputan6.com, Jakarta - Robby Purba merayakan HUT ke-74 RI di Solo Jawa Tengah. Ia didapuk menjadi pemandu acara perayaan HUT ke-74 RI dan ulang tahun PT Sri Rejeki Isman Tbk. (Sritex) Solo ke-53, Jumat (16/7/2019).

Keesokan harinya, Robby Purba mengikuti upacara bendera bersama segenap petinggi dan karyawan Sritex. Merayakan HUT ke-74 RI membuat Robby Purba teringat masa kecil.

Dari dulu hingga kini, perayaan ulang tahun kemerdekaan RI selalu identik dengan lomba. Dari sekian banyak lomba, Robby Purba selalu tergoda makan kerupuk.

“(Saya selalu ikut) lomba makan kerupuk karena saya dapat kerupuk gratis. Saya memang enggak mau rugi, apalagi ikut lomba tidak dipungut biaya pendaftaran. Kalau lomba makan kerupuk, kan kerupuknya digantung dengan tali. Saya percaya diri ikut lomba ini karena secara fisik saya tinggi. Jadi peluang menangnya besar,” beri tahu Robby Purba kepada Showbiz Liputan6.com, Sabtu (17/8/2019).

 

2 of 3

Tak Pernah Menang

Robby Purba
Robby Purba jaga keharmonisan dengan ibunya. (Instagram/robbypurba)

Pernah Robby Purba tergiur ikut lomba menggigit sendok yang ada kelerengnya. Ternyata ribet serta butuh konsentrasi tinggi. 

“Saya enggak bisa berjalan lurus sementara mata tertuju pada kelereng dan menjaganya agar tidak jatuh,” sambung Robby Purba.

Lantas, apakah Robby Purba selalu menang saat ikut lomba makan kerupuk. Tidak juga. Ternyata yang dibutuhkan saat ikut lomba makan kerupuk bukan cuma badan tinggi, tapi kecepatan dalam mengunyah kerupuk. Berkali-kali ikut lomba makan kerupuk, Robby Purba kalah.

 

 

3 of 3

Harapan

4 Pesona Robby Purba yang Bikin Wanita Jatuh Hati
Robby Purba, presenter dan model iklan populer saat ini.

“Saya kalah, sih. Tapi kan enggak rugi karena bisa makan kerupuk gratis,” kilahnya.

Robby Purba berharap memasuki usia kemerdekaan ke-74, bangsa Indonesia semakin dewasa menyikapi keragaman, mengutamakan persatuan, dan bergerak maju. Menurutnya, perbedaan dan keragaman adalah aset berharga yang dianugerahkan Tuhan untuk Indonesia.

“Semoga Indonesia makin maju mengingat tantangan ke depan semakin berat,” pungkasnya.

 (Wayan Diananto)

Lanjutkan Membaca ↓