Soundtrack Film Tabula Rasa Rilis Ulang Via Platform Digital

Oleh Ruly Riantrisnanto pada 15 Agu 2019, 09:40 WIB
Diperbarui 15 Agu 2019, 09:40 WIB
Poster Film Tabula Rasa
Perbesar
Poster film Tabula Rasa (Lifelike)

Liputan6.com, Jakarta Album Original Soundtrack (OST) film Tabula Rasa kembali diluncurkan ulang. Lifelike Pictures merilisnya via platform musik digital (aplikasi pemutar lagu) pada 4 Agustus 2019 lalu.

Kehadiran kembali OST film peraih 4 Piala Citra Festival Film Indonesia itu, dilakukan agar para penonton film serta penikmat musik, dapat mendengarkan lagu-lagu dari film Tabula Rasa dengan mudah.

Lie Indra Perkasa selaku music director film Tabula Rasa turut menjelaskan mengenai proses pembuatan musik untuk filmnya.

"Tabula Rasa menggunakan alat musik modern seperti synth dan loops yang digabungkan dengan bumbu irama musik tradisional seperti triton, tifa, talempong, dan lainnya. Dipadukan bersama melodi dari biola, cello, serta grand piano yang sudah berusia setengah abad," terang Lie Indra dikutip dari siaran pers yang diterima redaksi.

"Saya ingin menunjukkan keberagaman Indonesia yang pada akhirnya bisa menjadi harmoni yang indah," lanjut Indra. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Peluncuran

Tabula Rasa
Perbesar
Peluncuran ulang album soundtrack Tabula Rasa. (Lifelike)

OST film Tabula Rasa dirilis kembali di CGV FX Sudirman pada 4 Agustus 2019 dalam acara Kreasi Movie Corner: Screening film Tabula Rasa.

Terdapat juga diskusi bersama Sheila Timothy (produser), Lie Indra Perkasa (music director), serta para pemain film Tabula Rasa.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sinopsis Cerita

Tabula Rasa
Perbesar
Adegan film Tabula Rasa. (Lifelike)

Film Tabula Rasa bercerita tentang Hans, seorang pemuda Serui yang kehilangan mimpinya untuk menjadi pemain sepak bola profesional.

Hans lalu bertemu dengan Mak, pemilik sebuah rumah makan Padang yang akhirnya menuntun Hans untuk membangun kembali hidupnya melalui makanan.

Film berdurasi 107 menit ini meraih 4 Piala Citra Festival Film Indonesia 2014 dengan banyak kategori.

Lengkapnya, kategori yang diraih adalah Sutradara Terbaik (Adriyanto Dewo), Skenario Asli Terbaik (Tumpal Tampubolon), Pemeran Utama Wanita Terbaik (Dewi Irawan sebagai Mak), dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Yayu Unru sebagai Parmanto).

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya