Demi Anak, Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar Tetap Upayakan Damai dengan Fairuz A. Rafiq

Oleh Surya Hadiansyah pada 13 Agu 2019, 16:30 WIB
Fairuz A Rafiq

Liputan6.com, Jakarta - Kasus ikan asin sudah merembet kepada anak Galih Ginanjar dan Fairuz A. Rafiq. Di sekolahnya, sang anak menjadi bahan perundungan teman-temannya.

Menurut istri Galih Ginanjar yaitu Barbie Kumalasari, hal itu dikarenakan pihak Fairuz A. Rafiq menolak berdamai dengan Galih Ginanjar. Hal itu disampaikan oleh Barbie Kumalasari saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (13/8/2019).

Bahkan Barbie Kumalasari mengatakan bahwa bullying yang akan diterima anak Fairuz A. Rafiq itu bisa saja lebih parah lagi.

"Ya risiko. Pasti kan ketika orang jadi rame mem-bully atau sampai panjang, sampai proses pengadilan, sampai ditetapkan jadi terdakwa, pasti kan lebih parah lagi pasti psikis anak kena lah. Gitu aja sih," kata Barbie Kumalasari. 

 

2 of 3

Upayakan Damai

Barbie Kumalasari Buka Suara Terkait Foto Bersama Lelaki Paru Baya di Singapura
Artis Barbie Kumalasari ditemani suaminya Galih Ginanjar berpose saat ditemui di kawasan Tandean, Jakarta, Selasa (4/9). Bagi Kumalasari, seseorang memiliki kebebasan untuk pergi dengan siapa. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Namun untuk mengindari hal tersebut, Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar akan tetap mengupayakan untuk berdamai dengan Fairuz A Rafiq. Tujuannya agar masalah ini tidak berlarut dan bullying terhadap buah hati mereka tidak terjadi lagi

"Tapi kan kita berharap nggak sampai seperti itu, makanya dari kemarin tuh proses mediasi juga kita harapkan direspons gitu loh. Agar masalah ini cepat selesai, kan nggak berkepanjangan," katanya.

 

3 of 3

Kasihan

Didampingi Hotman Paris, Fairuz Polisikan Galih Ginanjar
Fairuz A Rafiq didampingi suami Sonny Septian saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019). Fairuz A Rafiq resmi melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar dan pasangan youtuber, Rei Utami-Benua. (Fimela.com/Deki Prayoga)

Barbie Kumalasari melanjutkan, "Karena bagaimanapun mereka kan punya anak berdua, pasti kan yang kasihan kan anak. Kalau mungkin ibunya ya nggak kasian, biarin aja. Tapi kan ya anak gimana, pasti kan di jalan, di sekolah kan di bully."

Lanjutkan Membaca ↓