Idap Agoraphobia, Robbie Williams Tolak 15 Juta Pounsterling

Oleh Liputan6.com pada 16 Jul 2019, 07:30 WIB
Robbie Williams

Liputan6.com, Los Angeles - Sejak 2006 hingga 2009 silam, Robbie William tak sanggup untuk muncul di depan publik. Rupanya, ia mengidap agoraphobia, yaitu ketakutan berlebihan untuk keluar rumah, di lansir NME, Senin (15/7/2019).

Bahkan, Robbie Williams tak sanggup meninggalkan sofa, dan tidak bisa bekerja, termasuk menjadi juri American Idol. Hal itu diungkapkannya saat tampil di BST Hyde Park, Minggu (14/7/2019).

Robbie Williams, juga mengaku pikirannya melarang pergi ke mana-mana.

"Karierku melejit ke stratosfer dan membawaku ke Mars. Dan aku perlu waktu untuk kembali ke titik keseimbanganku untuk menyembuhkan diri," paparnya.

Tubuh dan pikiranku melarangku pergi, aku tak bisa melakukan apapun. Pikiranku bilang aku harus menunggu saja - jadi aku cuma duduk dan menunggu. Aku kena agoraphobic sekitar tahun 2006 hingga 2009. Itu tahun-tahun di mana aku cuma pakai kaftan kasmir, makan Kettle Chips, dan menumbuhkan jenggot serta diam di rumah," lanjutnya.

 

2 of 3

Kehilangan 15 Juta Poundsterling

Robbie Williams Meriahkan Upacara Pembukaan Piala Dunia 2018
(AP/Antonio Calanni)

Dalam kondisi tersebut, Robbie Williams harus menolak pekerjaan yang datang padanya.

"Saya ingat mereka menawariku 15 juta pounsterling untuk menggantikan Simon Cowell di American Idol, ditambah pertunjukkan besar di Amerika. Tetapi saya menolaknya karena saya tidak bisa meninggalkan sofa pada saat itu. Saya tidak bisa," sambungnya.

 

3 of 3

Ini Penyembuhnya

Robbie Williams
Robbie Williams mengungkapkan pengalaman tak terlupakan saat harus dievakuasi dari kamar hotel (AP Photo)

Robbie Williams, mengungkapkan lagu The Killers yang berjudul "Human" membantunya pulih dari sakitnya. "Aku ingat mendengarkan lagu Killers dan sesuatu pada saat itu membuatku berpikir, 'Aku bangkit, menggarap album dan tur," ujarnya.

Setelah sesi terapi lebih lanjut, Williams kembali pada 2009. Ia juga berpikir reuni dengan Take That berperan sebagai pemulihan.

"Itu bukan proses yang mudah. Itu seperti mengalami kecelakaan mobil dan kemudian belajar berjalan lagi. Jika bukan karena Take That, dan bergabung kembali dengan mereka, aku tidak tahu apakah aku bisa kembali. Awalnya aku harus sembunyi - aku bisa bersembunyi di belakang mereka. Mereka banyak membantu," tuturnya.

Baru-baru ini, Robbie Williams juga blak-blakan alasan meninggalkan The X-Factor setelah satu seri.

(Antaranews.com)

Lanjutkan Membaca ↓