Dari Boikot hingga Kembalinya Lulu Tobing, Ini 6 Kisah di Balik Film Dua Garis Biru

Oleh Liputan6.com pada 12 Jul 2019, 11:20 WIB
Dua Garis Biru

Liputan6.com, Jakarta Film Dua Garis Biru, baru saja dirilis di bioskop Tanah Air, Kamis (11/7/2019) kemarin. Film ini dibintangi Zara JKT48 dan Angga Aldi Yunanda juga aktor kenamaan lain seperti Dwi Sasono, Cut Mini, hingga Lulu Tobing.

Dua Garis Biru mengisahkan sepasang remaja, yakni Dara yang diperankan oleh Zara JKT48 dan Bima yang diperankan oleh Angga Yunanda. Keduanya terlibat hubungan di luar nikah yang menyebabkan Dara hamil.

Sejumlah risiko pun harus dihadapi Dara dan Bima, mulai dari dikeluarkan dari sekolah hingga terpaksa harus berkeluarga.

Tak hanya plot cerita, ternyata ada sejumlah cerita menarik di balik layar film Dua Garis Biru. Apa saja? Berikut enam di antaranya, seperti diwartakan Brilio.net: 

 

2 of 4

1. Sempat Diboikot

Dua Garis Biru
Adegan dalam film Dua Garis Biru. (Starvision Plus)

Tak lama usai trailer film Dua Garis Biru dirilis, film tersebut mendapat ancaman berupa pemboikotan di internet. Ajakan boikot itu muncul di salah satu platform petisi online. Petisi itu didukung oleh ratusan orang.

Film Dua Garis Biru dianggap dapat menjerumuskan anak muda untuk melakukan hubungan pacaran di luar batas. Meski sempat mendapatkan ancaman boikot, rumah produksi Starvision tetap memutuskan untuk menayangkan film sesuai dengan rencana awal.

2. Penggantian nama pada tokoh utama.

Tokoh utama dalam film Dua Garis Biru, Dara dan Bima pada awalnya bernama Keke dan Aran. Menurut sang sutradara, yang merangkap penulis naskah, Gina S. Noer, perubahan nama tersebut diganti agar ada makna filosofi tersendiri. Bima dalam dunia pewayangan mempunyai fisik kuat tapi lembut hatinya. Sedangkan Dara terinpirasi dari lagu 'Dara Muda'.

3 of 4

3. Dwi Sasono Ingin Pukul Angga

Dua Garis Biru
Adegan dalam film Dua Garis Biru. (Starvision Plus)

Ada peristiwa menarik saat Dwi Sasono membaca naskah Dua Garis Biru. Ia seketika teringat anak perempuannya, Widuri saat melihat sosok Zara JKT48. Tak heran, akting Dwi Sasono dalam trailer begitu terlihat menjiwai peran sebagai sosok ayah.

“Itu sebabnya saat syuting di UKS sekolah, tangis saya pecah. Saat itu pengin rasanya memukuli Angga Yunanda. Saya sudah menganggap Zara seperti anak sendiri,” ujar Dwi Sasono.

4. Lulu Tobing main film lagi.

Hadirnya aktris Lulu Tobing dalam film Dua Garis Biru cukup mencuri perhatian. Seperti diketahui, ia telah vakum dari dunia perfilman selama tujuh tahun. Lulu mengaku awalnya sempat canggung ketika kembali berhadapan dengan kamera. Dalam film tersebut, Lulu Tobing berperan sebagai Rika, ibu dari Dara yang diperankan oleh Zara JKT48.

 

4 of 4

5. Kedekatan Zara dan Angga

Momen Kedekatan Zara JKT 48 dan Angga Yunanda yang Bikin Baper
Momen Kedekatan Zara JKT 48 dan Angga Yunanda yang Bikin Baper (sumber: Instagram/duagarisbirufilm)

Pasangan Dara dan Bima yang diperankan oleh Zara JKT48 dan Angga Alfi Yunanda juga tak kalah mencuri perhatian. Selama proses syuting hingga promosi film, keduanya sering mengunggah momen bersama di Instagram.

Menariknya, banyak warganet yang menilai mereka sebagai pasangan yang serasi. Malah tak sedikit dari warganet yang mendoakan agar keduanya benar-benar berjodoh.

6. Debut sutradara Gina S. Noer.

Film Dua Garis Biru merupakan film debut bagi Gina S. Noer sebagai sutradara. Produser film, Chand Parwez Servia memang dikenal piawai dalam mengorbitkan sutradara baru. Sebelumnya, ia memercayai Raditya Dika dan Ernest Prakasa sebagai sutradara. Belum lama ini, ia juga mengorbitkan Bene Dion Rajagukguk sebagai sutradara dalam film Ghost Writer.

Menariknya, naskah Dua Garis Biru ternyata dipersiapkan sejak delapan tahun yang lalu. Selama itu, Parwez sering menanyakan kepada Gina mengenai keberlanjutan naskah film yang telah dipercayakan kepadanya itu.

Lanjutkan Membaca ↓