Nyamar Jadi Mbok Jamu, Aurel Hermansyah Bikin Juru Parkir Curiga

Oleh Liputan6.com pada 23 Apr 2019, 11:30 WIB
[Fimela] Aurel Hermansyah

Liputan6.com, Jakarta Aurel Hermansyah mengikuti jejak sejumlah seleb Tanah Air yang belakangan gemar melakukan prank. Putri Anang Hermansyah dan Krisdayanti itu menyamar menjadi seorang penjual jamu di Malang. 

Pengalamannya ini, ia bagikan lewat sebuah vlog di kanal YouTube The Hermansyah A6 yang dipublikasikan pada Minggu (20/4/2019) lalu. 

"Oke aku sudah sampai di Pasar Besar di Malang, sekarang kita mau prank orang," kata Aurel Hermansyah mengawali video.

Demi melancarkan misinya, wanita 20 tahun ini mengubah penampilannya menjadi seorang penjual jamu gendong, lengkap dengan bakul berisi botol dan selendang khas penjual jamu. Aurel tampak kesulitan saat hendak mulai menggendong dagangannya di Pasar Besar Malang.

 

Gadis berusia 20 tahun itu kesulitan mengikat selendang untuk membawa bakul jamu gendongnya. Bahkan ia sempat menjatuhkan dagangannya.  "Aduh. Susah banget Pak," kata Aurel Hermansyah.

 

2 of 3

Dicurigai

Aurel Hermansyah menyamar jadi penjual jamu (YouTube/ The Hermansyah A6)
Aurel Hermansyah menyamar jadi penjual jamu (YouTube/ The Hermansyah A6)

Tak lama setelah itu, seorang juru parkir membeli jamu Aurel. Tapi pria tersebut sempat curiga dengan Aurel yang disebutnya bukan penjual jamu asli.

"Ini bukan tukang jamu asli ya. Pakai selendangnya kesusahan," goda sang juru parkir sambil tertawa. Aurel lantas berdalih, ia beralasan baru menjadi penjual jamu.

 

"Iya saya baru Pak, yang buat suami saya. Saya jualannya baru hari ini Pak, susah," kata dia.

 

3 of 3

Nasi Bungkus

Aurel Hermansyah jualan jamu (YouTube/ The Hermansyah A6)
Aurel Hermansyah jualan jamu (YouTube/ The Hermansyah A6)

Setelah membeli jamu Aurel, sang juru parkir ternyata melakukan sebuah tindakan tak terduga. Ia memberikan Aurel sebungkus nasi. Saat Aurel hendak beranjak dari depan toko, nasi itu sudah tergantung di pintu rolling dari toko tersebut. 

Saat diwawancari tim Aurel, juru parkir tersebut mengaku melihat sejumlah keanehan pada sikap Aurel. Tak hanya melihat gelagatnya yang kaku, ia juga merasa logat bicara putri Anang itu mirip penduduk Jawa Barat, bukan Jember seperti yang diakui Aurel. 

Juru parkir itu mengaku sengaja memberikan jatah makan siangnya karena merasa kasihan dengan Aurel.  "Kasihan, katanya orang jauh, kerja, dan lapar," kata pria yang mengaku tak tahu bahwa wanita penjual jamu tadi adalah Aurel. 

 

(Dream.co.id/  Amrikh Palupi)

Lanjutkan Membaca ↓