Saat Diva Pop Ruth Sahanaya Beradu Cengkok dengan Rita Sugiarto di LIDA 2019  

Oleh Liputan6.com pada 08 Apr 2019, 19:40 WIB
Diperbarui 08 Apr 2019, 19:40 WIB
Ruth Sahanaya

Liputan6.com, Jakarta Ajang LIDA 2019 telah memasuki babak akhir Top 16, Minggu  (7/4) tadi malam lewat Konser Top 16 Group 4. Konser berlangsung meriah terlebih dengan hadirnya kembali Ruth Sahanaya sebagai Juri Tamu Non Dangdut. Setelah berulang kali menjadi Juri Tamu Non Dangdut, Ruth Sahanaya pun mengejutkan para Dewan Juri dengan menunjukkan kemampuan cengkoknya lewat lagu “Biarlah Merana” di hadapan penyanyi aslinya yaitu Rita Sugiarto.

Para Host LIDA 2019 yang mendengar merdunya suara Ruth memprovokasi Diva Dangdut tersebut untuk tidak mau kalah dan menunjukkan keaslian cengkok dari lagu tersebut. Aksi beradu cengkok antara Ruth Sahanaya dan Rita Sugiarto berhasil mengundang decak kagum seisi studio.

Beralih ke kompetisi, Fikoh (Bangka Belitung) membuka malam dengan penuh penjiwaan menyanyikan lagu “Cinta Hanya Sekali”. Bahkan Fomal, Sang Fashion Guru yang jatuh hati pada Fikoh juga turut menitikkan air mata saat Fikoh melantunkan suara merdunya. Kejutan pun hadir untuk Fikoh semalam dengan kehadiran Ibunda Fomal di atas panggung LIDA untuk bertemu Fikoh. Ibu Fomal secara terang-terangan mengaku menyukai Fikoh dan ingin agar anaknya segera untuk menikah. Seketika keinginannya itu pun diwujudkan di atas panggung LIDA yang khusus menghadirkan kursi pelaminan untuk Fikoh dan Fomal. Keduanya pun duduk di pelaminan yang diiringi lagu romantis oleh Nassar, Soimah dan Dewi Perssik.

Berlanjut ke penampilan Alif  (Kalimantan Timur) yang menurut Soimah aktingnya sangat bagus saat bernyanyi lagu “Ampunilah”, namun menurutnya banyak kekurangan seperti nada yang datar, pitching serta cengkok yang tidak terselesaikan dengan baik. Kritik juga dilontarkan Soimah untuk Beni (Banten) yang menyanyikan lagu “Sonia”. Meskipun tampil dengan sangat ekspresif, Beni dinilai belum memberikan perkembangan yang meningkat dan caranya membawakan lagu terasa tidak pas. “Tempo kamu kejar kejaran dan body language kamu kaku.” tutur Soimah.

Sementara Ebi (Jambi) yang menjadi penutup pada konser semalam tetap tampil dengan semangat. Lagu “Sonia” yang dibawakannya pun mampu memperoleh lampu biru dari 4 Panel Provinsi dan 3 Dewan Juri. Menyanyikan lagu dengan aransemen pop dan dangdut, Nassar mengatakan Ebi hanya bagus di bagian pop saja tetapi kurang bagus saat di paruh dangdut karena cengkoknya kurang tajam seperti sebelumnya. Hanya mampu mendapatkan skor 22.55 menempatkan Ebi di tempat terakhir perolehan skor sehingga membuatnya harus rela tersenggol dari LIDA 2019 dan memupuskan harapan Provinsi Jambi yang telah kehilangan seluruh Duta Provinsinya untuk memperoleh gelar Juara.

 

2 dari 2 halaman

Babak Lanjutan

LIDA 2019. (Indosiar)
LIDA 2019. (Indosiar)

LIDA 2019 akan terus berlanjut ke Top 12 Group 1 pada hari Senin, 8 April 2019 dengan menampilkan Alif (Kalimantan Timur), Beni (Banten), Kiki (Kepulauan Riau) dan Puput (Sulawesi Selatan). Saksikan terus LIDA 2019 LIVE pukul 18.30 WIB hanya di Indosiar, Luar Biasa!

LIDA 2019 akan terus berlanjut ke Top 12 Group 1 pada hari Senin, 8 April 2019 dengan menampilkan Alif (Kalimantan Timur), Beni (Banten), Kiki (Kepulauan Riau) dan Puput (Sulawesi Selatan). Saksikan terus LIDA 2019 LIVE pukul 18.30 WIB hanya di Indosiar, Luar Biasa!

Liga Dangdut Indonesia: Seni Menyatukan!

Lanjutkan Membaca ↓