Bagi Ernest Prakasa, Ini Makna di Balik Panggilan Baru Ahok

Oleh Liputan6.com pada 24 Jan 2019, 14:20 WIB
[Fimela] Ernest Prakasa

Liputan6.com, Jakarta Kabar kebebasan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok cepat menyebar ke seluruh penjuru negeri. Usai menjalani hukuman penjara terkait kasus penistaan agama, akhirnya ia bisa kembali berkumpul bersama keluarga hari ini, Kamis (24/1/2019).

Mulai dari keluarga hingga para pendukung setianya yang disebut Ahoker, bahagia menyambut kebebasan Ahok. Tak mau ketinggalan, deretan selebritas Tanah Air pun turut merayakan hal ini, seperti Ernest Prakasa.

Lewat Twitter, Ernest Prakasa turut merayakan dan menyambut kebebasan Ahok. Menurut dia, mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin memasuki tahap baru dalam karier dan kehidupannya sebagai sosok baru, yakni BTP.

Hari ini Basuki Tjahaya Purnama bebas. Beliau ingin memasuki babak baru kehidupan dan karir dengan nama panggilan BTP. Welcome back, sir!” tulis Ernest Prakasa.

2 of 3

Tak Seharusnya Dipenjara

20161220-Sidang Lanjutan Ahok di PN Jakut-Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Liputan6.com/Pool/Agung Rajasa)

Sebelumnya, Ernest Prakasa me-retweet cuitan seorang pengarang buku, Andreas Harsono. Andreas menuliskan bahwa tak seharusnya Ahok mendekam di penjara.

Former Jakarta gov @basuki_btp will be out of prison but he should never have been imprisoned in the first place. His unjust conviction is a reminder that minorities in Indonesia are at risk with the abusive blasphemy law,” tulis @andreasharsono.

 

3 of 3

Berpelukan

Ahok
Nicholas Sean dan sang ayah, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (dok. Instagram @nachoseann/https://www.instagram.com/p/BtAIjmFFENQ/Asnida Riani)

Keluar dari Mako Brimob Kelapa Dua, Ahok dijemput putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama. Lama tak berjumpa, pria berkacamata itu langsung memeluk sang putra tercintanya. Tak berlama-lama, ia pun langsung menuju ke kediamannya di kawasan Pluit, Jakarta Utara. (Lavenia/ mgg) 

Lanjutkan Membaca ↓