Detik-Detik Mencekam Ade Jigo Selamatkan Anak dari Tsunami Anyer

Oleh Liputan6.com pada 24 Des 2018, 20:00 WIB
Diperbarui 26 Des 2018, 17:13 WIB
Ade Jigo (Instagram/Ade Jigo)

Liputan6.com, Jakarta - Ade Jigo merupakan salah satu korban selamat dari terjangan tsunami Anyer di Tanjung Lesung, Banten. Saat itu Ade tengah mengisi sebuah acara ditemani dengan istri dan dua anaknya.

Ade Jigo bersama anak bungsunya yang hendak kembali ke belakang panggung, dikejutkan dengan gelombang air tsunami Anyer yang menggulung cepat dirinya. Dengan sigap Ade langsung menggendong anaknya yang masih berusia tiga tahun.

Komedian yang pernah bergabung dengan grup lawak Teamlo itu lekas berbalik arah dan berusaha menjauh dari datangnya gulungan air tsunami Anyer.

Namun baru mencapai lima langkah, Ade Jigo dan anak bungsunya terseret arus air yang begitu kuat. Mereka bertahan di dalam air selama dua menit.

Dalam wawancaranya dengan TVOne, Senin (24/12/2018) siang, Ade Jigo menceritakan detik-detik dirinya yang berjuang di tengah gelombang pasang tersebut.

2 of 3

Pegangan Tali

Ade Jigo dan Istri
Potret kemesraan terakhir Ade Jigo dan istri yang diunggah Meyuza sebelum jadi korban tsunami Selat Sunda di Tanjung Lesung, Banten. (dok. Instagram @meucha/https://www.instagram.com/p/BrZZYxOA7gp/Dinny Mutiah

Gelombang tsunami yang semakin kencang tak membuat ayah dua anak ini menyerah. Ade Jigo berusaha menggendong anaknya agar tetap berada di atas air supaya bisa bernapas.

Tak lama, Ade menemukan sebuah tali yang tersangkut di sebuah beton yang cukup kuat untuk menahan dirinya dan anaknya.

“Tidak lama, ada pintu besar terbuka sendiri. Ada cahaya bulan. Lalu saya ingin naik, tapi saya tidak kuat dengan anak saya. Akhirnya ada orang yang membantu memegang anak saya selagi saya naik ke atas,” paparnya.

3 of 3

Istri Meninggal

Istri Ade Jigo
Potret istri Ade Jigo, Meyuza, yang menjadi korban tewas dalam tsunami Selat Sunda yang menerjang Tanjung Lesung, Banten. (dok. Instagram @meucha/https://www.instagram.com/p/BrZZYxOA7gp/Dinny Mutiah)

Setelah berhasil naik, Ade Jigo baru menyadari bahwa dirinya berhasil selamat dari tsunami. Ketika itu Ade berada di dalam lorong tempat pembuangan air kolam renang.

Ade bersyukur dapat kembali berkumpul dengan kedua anaknya. Meski istri dan kerabatnya, Aa Jimmy, tidak selamat. Ade pun mengambil hikmah di balik bencana ini. Baginya kejadian ini dijadikan sebagai petunjuk untuk lebih mendekatkan diri dan bertobat. (Lavenia Ar/mgg)

Lanjutkan Membaca ↓