Selamat dari Tsunami Anyer, Keyboardist Band Seventeen Hampir Kehabisan Napas

Oleh Sapto Purnomo pada 23 Des 2018, 16:33 WIB
Diperbarui 25 Des 2018, 16:13 WIB
Seventeen, band asal Yogyakarta

Liputan6.com, Jakarta - Bani dan Herman, personel band Seventeen sudah dinyatakan meninggal dunia akibat terjangan tsunami Anyer yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018). Tak hanya itu, Oki Wijaya, road manajer band yang terbentuk sejak 1999 bernasib sama seperti mereka.

Sedangkan keberuntungan menyelimuti Ifan, sang vokalis. Ia berhasil selamat dari tsunami Anyer, yang menerjang kala dirinya tengah melantunkan lagu di atas panggung. Seperti diketahui Seventeen mengisi acara panggung Employee Gathering PLN UIT JBB, di Tanjung Lesung Beach Resort, Pandeglang, Banten.

Tak hanya Ifan, pemain keyboard band Seventeen, Zack, juga selamat. Melalui akun Instagramnya, additional player Seventeen ini pun menuliskan bagaimana dirinya bisa selamat saat tsunami Anyer menghancurkan panggung dan menyeretnya ke laut.

"Di dalam air cuman bisa berdoa "Tuhan Yesus Toloong!!" Detik2 terakhir nafas hampir habis.. Tiba2 megang besi bekas panggung roboh..," tulis Zack dalam Instagram story-nya, Minggu (23/12/2018) sore.

2 dari 3 halaman

Sisa Tsunami

Zack Seventeen
[Foto: Instagram]

Karena terjangan tsunami tersebut sepatu yang ia kenakan hilang. Namun ada satu yang masih tersisa yaitu sepatu sebelah kanannya.

"Sisa satu sepatu saksi hidup gw kegulung ombak tsunami di Tanjung Lesung," tambah Zack.

3 dari 3 halaman

Doa

20160331- Seventeen Luncurkan Album ke 6-Jakarta- Herman Zakharia
Band Seventeen (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tak lupa ia meminta doa buat para personel band Seventeen dan juga para kru, agar selamat dari bencana tsunami Anyer.

"Mohon doanya teman2..anak2 Seventeen Bani, andi,herman, ujang belum ketemu sampai sekarang," tulisnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓