Jadi Korban Gempa dan Tsunami, Artis Ade Jigo Mohon Bantuan

Oleh Edu Krisnadefa pada 23 Des 2018, 05:40 WIB
Diperbarui 23 Des 2018, 05:40 WIB
Ade Jigo (Instagram/Ade Jigo)
Perbesar
Ade Jigo (tengah) ikut menjadi korban gempa dan tsunami di Tanjung Lesung. (Instagram/Ade Jigo).

Liputan6.com, Jakarta - Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, jadi salah satu wilyah yang diterjang bencana gempa dan tsunami , Sabtu (22/12) malam. Banyak warga menjadi korban luka-luka.

Salah satunya artis dan komedian Ade, yang tergabung dalam grup komedian Jigo bersama Aa Jimmy (Argo). Keduanya sedang mengisi acara di tempat yang sama dengan band Seventeen yang dikabarkan belum ditemukan.

Pria yang pernah menjulang dengan band komedi Teamlo ini mengunggah di akun Instagram-nya, kondisi terkini dirinya bersama beberapa korban lainnya.

"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....kami korban gempa dan tsunami di Tanjung Lesung sudah ada di titik kumpul, minta tolong segera bantuannya...." demikian Ade mengunggah dengan wajah penuh luka.

Ade juga menyebut, saat ini bersamanya banyak terdapat anak-anak dan ibu-ibu hamil yang sangat membutuhkan bantuan. Namun, belum diketahui kondisi Aa Jimmy, rekan duet Ade di Jigo.

Ade menceritakan tsunami di Tanjung Lesung diawali dengan gempa terlebih dahulu. Tiba-tiba air datang dan banyak warga terbawa arus.

Dalam videonya, Ade juga memperlihatkan beberapa korban yang tergeletak tak berdaya. Tampak dua wanita dengan wajah penuh luka dan anak-anak berbaring tak berdaya.

 

 
 
 
View this post on Instagram

Urgen, tlg kirim bantuan segera

A post shared by Ade JIGO (@adejigo) on


Tsunami

UK tsunami (1)
Perbesar
Ilustrasi ombak raksasa. (Sumber Thinkstock)

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memastikan gelombang pasang yang terjadi di pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang dan Lampung Selatan pada Sabtu (21/12) pukul 21.30 WIB, merupakan tsunami  yang disebabkan oleh aktivitas gunung Anak Kratakau.

Sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat, hingga pukul 00.30 WIB telah tercatat tiga orang meninggal dan 21 orang luka-luka.

Mengutip dari Endan Permana, kepala seksi BNPB Pandeglang, saat wawancara dengan Metro TV, Minggu (23/12/2018) pagi, tercatat sementara yang tewas akibat musibah ini berjumlah 5 orang. Dan, puluhan orang dinyatakan luka-luka dan dibawa ke puskesmas terdekat. Mereka kebanyakan wisatawan dari Jakarta.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya