Saudara Dianiaya hingga Mati Otak, Hoon U-Kiss Ungkap Kemarahan di Medsos

Oleh Ratnaning Asih pada 25 Okt 2018, 08:30 WIB
Diperbarui 25 Okt 2018, 09:16 WIB
Hoon U-Kiss (Soompi)

Liputan6.com, Seoul - Malang nian nasib saudara Hoon U-Kiss. Bocah yang masih duduk di kelas lima SD ini menjadi korban kekerasan di sekolahnya, sehingga ia mengalami mati otak.

Dilansir dari Soompi, Rabu (24/10/2018), pihak Kepolisian Mokpo, Korea Selatan, mengabarkan bahwa seorang anak kelas lima jatuh dan tak sadarkan diri di lantai pada 23 Oktober pukul 9 pagi. Hal ini terjadi setelah bocah tersebut diserang oleh anak lain di sekolahnya.

Lewat Instagram pribadinya, Hoon U-Kiss lantas mengungkap bahwa anak dalam berita itu adalah saudaranya.

Hoon U-Kiss juga menceritakan dampak mengerikan yang akan dialami saudaranya, kalaupun bocah tersebut nantinya sadarkan diri.

2 dari 3 halaman

Hoon U-Kiss Marah

"Walau dia kembali sadar, umur mentalnya hanya akan mencapai tiga atau empat tahun," tulisnya.

Yang membuatnya lebih marah, keluarga dari murid yang menyerang saudaranya tersebut tak menunjukkan rasa empati sedikit pun. "Aku sangat marah dan kecewa mendengar orangtua dari penyerang tertawa dan ngobrol di depan ICU," tutur Hoon U-Kiss.

 

3 dari 3 halaman

Merasa Belum Dihukum dengan Layak

Meski memiliki dampak yang serius, investigasi atas insiden ini tak bisa terlalu diforsir. Pasalnya, pelakunya adalah anak SD. Hal ini pun disesalkan Hoon U-Kiss. 

"Kekerasan adalah kekerasan meski anak SD yang melakukannya. Anak itu sedang dalam kondisi kritis, tapi penyerangnya tidak menerima hukuman yang layak. Pihak sekolah juga tak mengambil tindakan dan mengatakan murid-murid lain merasa was-was," tulis Hoon U-Kiss.

Terakhir, ia berharap keluarganya bisa tabah menghadapi hal ini. Ia juga berdoa agar saudaranya kembali sadar.

Lanjutkan Membaca ↓