Dimas Anggara Jadi Anak Berkebutuhan Khusus di Film Terbaru

Oleh Sapto Purnomo pada 12 Okt 2018, 15:20 WIB
Diperbarui 12 Okt 2018, 15:20 WIB
[Fimela] Dimas Anggara

Liputan6.com, Jakarta Dimas Anggara merasa tertantang bermain dalam film Dancing In The Rain garapan rumah produksi Screenplay Films, yang bekerjasama dengan Legacy Pictures.

Sebab dari sekian banyak film yang dimainkannya, baru kali ini Dimas Anggara mendapatkan peran yang berbeda dari yang pernah ia perankan.

Dalam film tersebut, Dimas Anggara berperan menjadi anak berkebutuhan khusus bernama Banyu yang berteman dengan Bunga Zinal (Kinara) dan Deva Mahendra sebagai (Kinara).

Buat Dimas Anggara, menjadi anak berkebutuhan khusus dalam film Dancing In The Rain adalah keinginannya sejak lama. 

"Bisa dibilang ini salah satu tujuan saya di dunia ini bisa memerankan karakter seperti ini, berbeda tantangannya," ujar Dimas Anggara ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018) malam.

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

2 dari 3 halaman

Pegal-Pegal

[Fimela] Dimas Anggara - Bunga Zaenal
Pemain film Dancing In The Rain (Adrian Putra/bintang.com)

Meski tak mudah berperan menjadi anak berkebutuhan khusus, Dimas Anggara berusaha menunjukkan kemampuan aktingnya sebaik mungkin.

Meski harus merasakan pegal setiap syuting terlebih saat dirinya harus memukul-mukul kepalanya sendiri, seperti kebiasaan anak berkebutuhan khusus. Namun hal itu tak jadi soal buat suami Nadine Chandrawinata.

"Secara fisik pegal pasti, namanya kita mencoba tokoh yang kita lakuin. Kita harus biasa kalau nggak biasa kita pegal dan jadinya kepaksa. Tapi kalau kita melakukan itu dengan terbiasa, secara nggak sadar kita nggak ngerasa pegal. Cuma ngerasa sakit saat ada momen ketok-ketok kepala itu," ujar Dimas ANggara.

3 dari 3 halaman

3 Bulan

Jumpa Penggemar Dancing in The Rain di Tangerang
Dimas Anggara, Bunga Zainal, dan para pemain film Dancing in The Rain dalam jumpa penggemar di Tangerang City (Tangcity), Kota Tangerang, Rabu (10/10/2018). (Pramita Tristiawati)

Untuk mendalami karakternya tersebut, Dimas Anggara membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. Dari situ ia bisa tahu bagaimana sifat dan sikap anak berkebutuhan khusus dalam kesehariannya.

"Saya membiasakan karakter Banyu kurang lebih tiga bulan. Jadi sampai saya bisa membedakan di saat saya jadi diri saya dan di saat saya jadi Banyu," kata Dimas Anggara. 

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Tahlilan 40 Hari Meninggalnya Ashraf Sinclair Digelar